Berita Balangan

Aksi Peduli Lingkungan, Komunitas di Balangan Ini Adopsi Pohon jadi Anak Asuh

Aksi ini dilakukan melalui kegiatan Camping Santai dan Peduli Lingkungan yang digelar selama dua hari pada akhir pekan kemarin.

Tayang:
Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Ratino Taufik
Istimewa/Andy Winanda
PENYERAHAN secara simbolis pohon untuk ditanam oleh peserta Camping Santai dan Peduli Lingkungan di Batu Ajung Desa Ajung, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Puluhan pemuda dari berbagai komunitas di Kalimantan Selatan mengadopsi pohon di Wisata Alam Batu Ajung, Desa Ajung, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan. 

Aksi ini dilakukan melalui kegiatan Camping Santai dan Peduli Lingkungan yang digelar selama dua hari pada akhir pekan kemarin.

Ketua pelaksana kegiatan, Andy Winanda, mengatakan penanaman pohon menjadi agenda utama di hari kedua acara. 

Pohon yang ditanam jenis vicus atau beringin yang dipilih karena akarnya kuat menahan erosi di bantaran sungai Batu Ajung yang rawan banjir.

"Kawan-kawan komunitas itu ada simbolis serah terima penanaman pohon dari CSR. Bibitnya itu khusus yang cocok untuk wilayah yang ada di bantaran Sungai Batu Ajung," ujar Andy Winanda, Senin (8/6/2026).

Setiap komunitas yang menanam kata Andy diberi hak asuh atas pohonnya yang digambarkan dengan pemberian nama komunitas dan jenis pohon ditulis di palang papan yang dipasang di dekat tanaman.

Sewaktu-waktu komunitas ini kembali ke Gunung Hauk atau Batu Ajung, mereka sekaligus mengecek anak asuh yang ditanam.

Baca juga: Harga Cabai Hiyung Tembus Rp 90 Ribu per Kg, Petani Tapin Senang Hasil Panen Langsung Ludes

Konsep anak asuh pohon ungkap Andy sengaja diterapkan agar peserta punya rasa tanggung jawab merawat. Melalui grup komunitas ujarnya, perkembangan pohon akan terus dipantau dan dibagikan fotonya oleh peserta.

"Mereka bisa merawat, bisa menyiram tanamannya, atau memberi pupuk, membersihkan area semak-semak belukar. Jadi biar ada rasa memiliki dan merawat tanaman yang mereka tanam itu," katanya.

Menurut Andy, pendekatan ini lebih efektif untuk mengajak anak muda peduli lingkungan dibanding ajakan konvensional. 

Sehingga melalui kegiatan camping santai dengan hiburan musik api unggun yang jadi daya tarik, pesan menjaga alam pun tetap sampai.

Selain penanaman, peserta juga menyerahkan donasi untuk mushola terdampak banjir pada akhir tahun lalu serta perabotan dapur untuk balai adat Desa Ajung sebagai sumbangsih untuk desa tempat mereka menggelar acara.

Andy pun berharap melalui kegiatan tersebut dapat terus menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved