Gubernur Kalsel Muhidin menyebut, banjir yang terjadi di Kalsel tingkat perahannya tidak merata di setiap daerah, statusnya hanya siaga bencana
Rapat yang berlangsung Rabu (7/1/2026) ini difokuskan pada persiapan perubahan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah
Menurut Walhi, narasi tersebut berpotensi menyesatkan publik karena mengabaikan akar persoalan kerusakan lingkungan.
Penegasan itu disampaikan Muhidin usai rapat koordinasi persiapan kedatangan Presiden RI dan kesiapsiagaan menghadapi bencana di Kalsel
Saat banjir kali ini warga Kalimantan Selatan diimbau waspada satwa liar seperti ular kobra dan lainnya yang masuk ke pemukiman
Direktur Eksekutif Walhi Kalsel, Raden Rafiq mengatakan, pola penanganan tersebut terus berulang setiap tahun
Gubernur Kalsel Muhidin melantik 11 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel, ini pesannya
Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka direncanakan ke Kabupaten Balangan, salah satu lokasi terdampak banjir bandang
Pemprov Kalsel diingatkan untuk belajar dari banjir besar 2021 silam. Dimana warga ajukan gugatan ke PTUN Banjarmasin
Ia berharap kunjungan Presiden nantinya dapat memberikan semangat bagi para siswa serta memperkuat keberlanjutan program pendidikan tersebut.
Diauddin menyebut, hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah yang menyebutkan virus tersebut lebih berbahaya atau lebih mematikan
Ia menyebut, kerusakan DAS akibat alih fungsi hutan, aktivitas pertambangan, serta ekspansi perkebunan menjadi faktor yang mempercepat aliran air
Menurut Supian HK, tema “Merangkul Semua, Membangun Batola” mencerminkan kebutuhan nyata daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan saat ini.
Ini kata Disdikbud Kalsel mengenai sekolah-sekolah yang terkena banjir, persilahkan pembelanjaran fleksibel
Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengunjungi kawasan terdampak banjir di Desa Sungaitbuk Keramat
Bencana banjir masih melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan, di antaranya Banjar, Banjarmasin dan Banjarbaru, Minggu (4/1/2026).
dapur umum tersebut didirikan setelah sebelumnya layanan serupa dijalankan di Kecamatan Martapura Barat.
Bakrie mengaku terpaksa memilih tidur di atas perahu karena tidak memiliki peralatan untuk membuat apar-apar
Sebelum meninjau permukiman yang terendam banjir, Gus Ipul juga mengunjungi posko pengungsian warga.
Banjir memaksa Wahdati, penyandang disabilitas asal Desa Sungai Tabuk Keramat, Kabupaten Banjar, meninggalkan rumah bersama ibunya, Rusdiana.