Ramadan Vibes 2026

Pahala Mentraktir Buka Puasa di Ramadhan 2026, Ustadz Khalid Basalamah Ajak Diamalkan

Ustadz Khalid Basalamah mengajak umat muslim mengamalkan menyediakan gratis untuk orang berbuka puasa di bulan Ramadan.

Tayang:
Penulis: Danti Ayu Sekarini | Editor: M.Risman Noor
Instagram
BUKA PUASA - Ustadz Khalid Basalamah menerangkan kemuliaan membukakan orang berpuasa, seperti di Ramadhan 2026. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Bernilai pahala hingga berkali-kali lipat, Ustadz Khalid Basalamah terangkan mentraktir keluarga, rekan kerja, atau kerabat selama bulan suci Ramadhan.

Diterangkan Ustadz Khalid Basalamah, mentraktir makan atau minum orang lain sama halnya dengan bersedekah jika dilakukan dengan ikhlas karena Allah SWT.

Berdasarkan tausiyah Ustadz Khalid Basalamah mentraktir makan atau minum orang lain yang sedang berpuasa memiliki pahala yang luar biasa.

Mentraktir atau bersedekah juga bisa menjadi ladang amal jariah. Apalagi sekarang ini memasuki Ramadhan 2026.

Baca juga: Sekda Banjarbaru Ajak Warga Jaga Kesucian Ramadan, Dorong ASN Tetap Kerja Produktif

Baca juga: Sambut Ramadan 1447 H, 1.049 Paket Sembako Disediakan di Pasar Murah Disperdagin Banjarmasin

Ustadz Khalid Basalamah menuturkan dalam hadist sahih dari Imam Ahmad, Rasulullah bersabda, tidak ada makan atau minum yang dihidangkan untuk orang lain (termasuk untuk diri sendiri) kecuali Allah SWT jadikan bagian dari makanan dan minuman itu berkah”.

“Berkah disini maksudnya makanan tersebut akan berada di dalam tubuh yang memakannya selama dia hidup, makanan tersebut kemudian menjadi bagian dari tubuhnya. Menjadi daging, tulang, darah, dan sebagainya,” jelas Ustadz Khalid Basalamah.

Maka setiap seseorang yang diberi makan atau minum menggunakan tubuhnya untuk beramal, beribadah, selama hidupnya.

“Maka selama itu pula kita ikut mendapatkan pahala yang sama dari amal kebaikannya. Apalagi jika yang makan adalah orang-orang yang sholeh,” kata Ustadz Khalid Basalamah.

Dikutip dalam hadist riwayat Muslim, seorang sahabat bertanya “ya Rasulullah perbuatan apa dalam Islam yang baik sekali pahala nya, sangat besar sekali pahala nya, yang besar sekali manfaatnya, tapi yang ringan ringan, yang sunnah. Bukan amalan yang wajib”.

Jawaban Rasulullah ternyata bukan dzikir, bukan puasa sunah, bukan shalat sunah dan sebagainya, karena amalan itu dilakukan hanya untuk individu atau diri sendiri. Melainkan ternyata memberi makan dan minum kepada orang yang dikenal atau tidak dikenal.

“Seperti memberi jamuan kepada tamu, menyediakan sahur dan buka puasa gratis, termasuk sering-sering mentraktir teman,” kata Ustadz Khalid Basalamah.

Baca juga: Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan, Bupati HSS Turun Langsung ke Pasar Los Batu Kandangan

Umar bin Khattab RA pernah memanen pahala nya satu Kota Madinah di zaman Khilafah beliau dengan air.

Di akhir Ramadhan Umar bin Khattab ingin membuka puasa kan orang. Maka beliau mengundang semua orang dan semua berbondong-bondong datang untuk berbuka puasa.

“Orang-orang ini paham bahwa khalifah Umar bin Khattab sedang ingin memanen pahala,” kata Ustadz Khalid Basalamah.

(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved