Ramadan Vibes 2026
Mengapa Doa Belum Dikabulkan?
Apakah kita pernah merasakan doa tidak diterima atau dikabulkan? Pertanyaannya, mengapa doa kita tidak dikabulkan?
Prof Dr KH Khairil Anwar M.Ag Ketua Umum MUI Kalteng
BANJARMASINPOST.CO.ID- Doa adalah senjata orang beriman. Doa adalah inti ibadah. Dengan doa kita bisa berkomunikasi langsung dengan Allah SWT, meminta ampun, memohon dan mengucapkan rasa syukur.
Namun, apakah kita pernah merasakan doa tidak diterima atau dikabulkan? Pertanyaannya, mengapa doa kita tidak dikabulkan? Apakah doa kita tidak didengar?
Sejatinya Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman dalam Surah Ghafir ayat 60: Berdoalah kamu kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan, akan Aku kabulkan doamu. Ini menandakan doa kita sejatinya dikabulkan.
Ada beberapa alasan mengapa doa kita tidak dikabulkan atau mungkin belum dikabulkan.
Pertama, mungkin kita tidak yakin dan tidak ikhlas ketika berdoa. Kalau kita perhatikan, mengapa doa para kiai, masyayikh dan guru agama sering dikabulkan hingga ada masyarakat yang meminta didoakan oleh mereka. Ini karena keyakinan mereka bulat bahwa doa pasti dikabulkan dan karena keikhlasan mereka yang semata-mata mengharap ridha Allah SWT.
Alasan kedua, karena kita banyak dosa. Di antaranya boleh jadi karena makanan, minuman dan pakaian kita haram. Hal itu yang disampaikan Rasulullah SAW mengenai doa seorang lelaki.
Alasan ketiga, boleh jadi doa kita tidak sesuai kehendak Allah SWT. Boleh jadi apa yang kita pinta dialihkan kepada sesuatu yang lebih baik. Misalnya seseorang berdoa agar mendapatkan rezeki tertentu, tetapi dia tidak mendapatkannya. Namun Allah menyelamatkannya dari kecelakaan atau musibah. Hal itu sering tidak kita rasakan dan tidak kita ketahui.
Oleh karena itu Nabi pernah mengatakan ada kalanya doa langsung dikabulkan, ada kalanya diganti dengan yang lain, ada kalanya ditunda dan ada kalanya doa itu disimpan sebagai pahala di akhirat kelak.
Oleh karena itu yakinlah doa insya Allah dikabulkan. Jika belum terkabul, maka koreksilah diri kita. Barangkali ada banyak maksiat dan dosa yang kita lakukan. Maka segeralah kita bertaubat.
Alasan keempat adalah bahwa terkadang kita tidak sabar terhadap hasil yang diinginkan.
Bukankah Allah SWT berfirman agar kita meminta kepada Allah dengan penuh kesabaran dan dengan salat? Bahkan Allah SWT sangat senang kepada orang yang sering meminta kepada-Nya. Hal itu menandakan hubungan hamba dengan Allah SWT terus terjalin.
Oleh karena itu marilah kita berdoa dengan ikhlas, dengan keyakinan akan dikabulkan. Kemudian kita juga harus menghindari makanan, minuman serta pakaian yang diperoleh dari hal-hal yang diharamkan. Selain itu kita perlu berusaha dan berikhtiar. Setelah itu barulah kita bertawakal kepada Allah SWT. (*)
| Waktu Diperbolehkan Memulai Puasa Syawal 1447 H, UAH Memberikan Penjelasan |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Terakhir, Jumat 20 Maret 2026 di Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura, Kotabaru |
|
|---|
| Ngaji Santuy: Mageran Mengurangi Pahala Puasa Tidak Ya? Simak Jawaban Ustadz Hanafi |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa di Kalsel, Kamis 19 Maret 2026, Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura, Batulicin |
|
|---|
| Doa dan Fadhilah Puasa Hari Ke-29, Kamis 19 Maret 2026, Beserta 5 Amalan Malam Idul Fitri 1447 H |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Ilustrasi-orang-berdoa-kepada-Allah-SWT.jpg)