Yayasan Amanah Bangun Negeri

Adaro dan YABN Dorong Kemandirian Pesantren Lewat Program Peternakan Ayam Petelur 

Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) menyalurkan bantuan 1.000 ekor ayam petelur lengkap dengan kandang

Tayang:
Editor: Irfani Rahman
Foto Ist YABN
BANTUAN- PT Adaro Indonesia melalui Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) menyalurkan bantuan 1.000 ekor ayam petelur lengkap dengan kandang dan pelatihan teknis pengelolaan kepada Pondok Pesantren Riyadhul Muhibbin, Desa Bungin, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGINPT Adaro Indonesia melalui Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) menyalurkan bantuan 1.000 ekor ayam petelur lengkap dengan kandang dan pelatihan teknis pengelolaan kepada Pondok Pesantren Riyadhul Muhibbin, Desa Bungin, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel). 

Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Adaro Pesantren Sejahtera yang bertujuan mendorong kemandirian ekonomi pesantren melalui pengembangan unit usaha produktif. 

Supervisor Bidang Ekonomi YABN, Candra Fajar Putra, mengatakan bahwa bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menumbuhkan kemandirian ekonomi pesantren. 

"Program ini dirancang agar pesantren memiliki sumber pendapatan yang berkelanjutan. Melalui pelatihan dan pendampingan, diharapkan pengelola pesantren dan santri mampu mengelola usaha peternakan ayam petelur secara profesional,” ujar Candra di Balangan. 

Ia menambahkan, program tidak hanya mencakup bantuan modal, tetapi juga pembinaan manajemen usaha, pencatatan keuangan, dan strategi pemasaran hasil produksi telur. Dengan demikian, pesantren diharapkan mampu mandiri serta berkontribusi terhadap ekonomi masyarakat sekitar. 

PT Adaro Indonesia melalui Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN)3
BANTUAN - PT Adaro Indonesia melalui Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) menyalurkan bantuan 1.000 ekor ayam petelur lengkap dengan kandang dan pelatihan teknis pengelolaan kepada Pondok Pesantren Riyadhul Muhibbin, Desa Bungin, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Sementara itu, Ketua Badan Pengelola Usaha Pesantren (BPUP) Ponpes Riyadhul Muhibbin, Ustad Muhammad Rasyid, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Adaro dan YABN.

“Kami pernah memiliki usaha serupa, tetapi belum berjalan optimal. Kini dengan 1.000 ayam petelur, kandang baru, dan pelatihan dari YABN, kami optimistis dapat mengembangkannya lebih baik,” katanya. 

Ia menjelaskan, hasil produksi telur nantinya tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pesantren, tetapi juga akan dijual kepada masyarakat sekitar sebagai sumber pemasukan lembaga.

Melalui Program Adaro Pesantren Sejahtera, Adaro dan YABN berupaya memperkuat peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang mandiri dan berdaya secara ekonomi, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.(AOL)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved