BanjarmasinPost/

Berita Banjarmasin

Diamankan Saat Penggerebekan, Ini Peran Iptu Mahmudah Dalam Bisnis Obat Daftar G di A Yani

Tim Resmob Polda Kalsel mengamankan seorang perwira Polri Iptu Mahmudah saat melakukan penggerebekan gudang obat daftar G di A Yani.

Diamankan Saat Penggerebekan, Ini Peran Iptu Mahmudah Dalam Bisnis Obat Daftar G di A Yani
Propam Amankan Iptu Mahmudah, Begini Kronologi Penggerebekan Gudang Obat di A Yani 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tim Resmob Polda Kalsel mengamankan seorang perwira Polri Iptu Mahmudah saat melakukan penggerebekan gudang obat daftar G di Jalan A Yani Km 5,5 Banjarmasin, Minggu (8/10/2017) sekitar pukul 03.00 Wita.

Iptu Mahmudah pernah bertugas di bagian humas Polresta, Ditsabhara dan baru dipindah ke Polres Amuntai. Oleh petugas Provost Polda Kalsel, Mahmudah digiring ke Mapolda Kalsel untuk menjalani pemeriksaan terkait keberadaan di ruko Carnophen tersebut.

Lalu apa peran Iptu Mahmudah dalam bisnis tersebut? Salah seorang yang diamankan polisi, M Arief, mengatakan dia baru dua bulan bekerja dengan Mahmudah.

Baca juga: Propam Amankan Iptu Mahmudah, Begini Kronologi Penggerebekan Gudang Obat Daftar G di A Yani

“Saya disuruh Mahmudah. Kalau barang datang saya diupah Rp 2,5 juta sampai Rp 3 juta,” kata pria asal Serang Banten yang sekarang indekos di Banjarmasin ini.

Arief mengaku dia tidak sendiri bekerja dengan Iptu Mahmudah. “Saya bersama Anton warga Solo,” ujarnya.

Arief dan Anton mengaku Mahmudah yang mengatur semua aktivitas di ruko tersebut.

Hasil tangkapan anggota Resmob Direktorat Kriminal Umum Polda Kalsel dalam penggerebekan Minggu dini hari itu sangat luar biasa. Tim Resmob berhasil mengamakan 366 koli Carnophen yang ditaksir bernilai Rp10 miliar dan mengamankan para pelaku termasuk calon pembeli obat terlarang itu. (*)

Baca lebih lengkap di Harian Metro Banjar Edisi Senin (9/10/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help