Otomotif

Cegah Motor Maticmu 'Ngambek', Berikut Tips-tipsnya dari Pembalap Motor Indonesia Ini

Agar tidak lupa kapan terakhir mengganti oli, buat catatan tanggal terakhir ganti oli, dan lakukan itu lagi dua bulan kemudian.

Cegah Motor Maticmu 'Ngambek', Berikut Tips-tipsnya dari Pembalap Motor Indonesia Ini
TribunBogor.com
Ahmad Kholil 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Motor matic adalah kendaraan yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia. Penggunanya pun cukup banyak, baik itu kaum adam maupun hawa.

Motor matic memang butuh perawatan khusus dari pemiliknya, terlebih sekarang motor matic sudah banyak menggunakan teknologi injeksi yang perawatannya tidak semudah menggunakan karburator.

Sayangnya, sebagian besar orang lalai dalam merawat motor maticnya. Entah itu karena kesibukannya sehari-hari atau memang tidak tahu cara merawat motor maticnya dengan benar.

Hasilnya, motor mereka pun mulai 'ngambek' atau rusak parah dan mereka harus merogoh kocek lebih dalam agar motor maticnya bisa digunakan kembali. Apalagi jika setiap hari motor matic digunakan menempuh perjalanan jauh.

Baca: Kereen! Musim Depan, Barito Putera Ikuti Jejak Everton dan West Ham United

Dilansir tribunnews Bogor, Mekanik 'Berkat Motor', Ahmad Kholil berbagi tips merawat motor matic agar mesin tetap terjaga dengan baik dan tidak 'ngambek'.

pembeli motor matic
pembeli motor matic (banjarmasinpost.co.id)

Ahmad menjelaskan, motor matic harus rutin melakukan servis minimal dua bulan sekali untuk memastikan kondisi mesin tetap baik. "Pergantian oli rutin juga sangat penting, karena pelumasnya bisa melindungi mesin dari gesekan yang membuat kendaraan cepat rusak," ujarnya.

Agar tidak lupa kapan terakhir mengganti oli, buat catatan tanggal terakhir ganti oli, dan lakukan itu lagi dua bulan kemudian.

Tak hanya itu, pemilik kendaraan harus mengganti gearbox jika sudah melewati jarak 10.000 kilometer. Namun, jika sepeda motor matic tersebut terendam banjir maka disarankan pergantian gearbox meskipun belum mencapai jarak 10.000 kilometer dan membongkar bagian CVT serta injection kendaraan itu.

"Karena kalau gearbox tidak diganti, maka laju kendaraan tidak akan stabil alias ndut-ndutan," kata lelaki yang pernah mewakili Indonesia dalam kejuaraan otomotif tingkat ASEAN.

Baca: NEWSVIDEO: Modal Murah, Mahasiswa ULM Pun Nikmati Bermain Saham

Yang juga patut menjadi perhatian adalah bagian kelistrikan di motor matic. Karena kelistrikannya sangat sensitif sehingga kerap kali error dan membuat kendaraan susah untuk dihidupkan.

Terutama aki, selalu cek kondisi aki dalam menunjang sistem kelistrikan motor. Apabila aki sudah mencapai batas minimum alias habis, hal itu dapat merusak bagian motor yang lain.

Tanda-tanda aki sudah habis cukup mudah. Mulai dari lampu motor yang redup, indikator lampu jauh dan lampu sen pada speedometer tidak menyala. (Banjarmasin Post/Amirul Yusuf)

Penulis: Amirul Yusuf
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help