Inilah 10 Destinasi yang Akan Dijadikan 'Bali Baru', 4 Jadi Prioritas

Pengembangan pariwisata di 10 destinasi wisata prioritas atau disebut 10 Bali Baru kini tinggal cerita.

Inilah 10 Destinasi yang Akan Dijadikan 'Bali Baru', 4 Jadi Prioritas
KOMPAS/RADITYA HELABUMI
Sejumlah kapal merapat di dermaga Loh Buaya di Pulau Rinca, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (10/6/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pengembangan pariwisata di 10 destinasi wisata prioritas atau disebut 10 Bali Baru kini tinggal cerita.

Pasalnya, kini pemerintah sepakat untuk berfokus kepada percepatan pengembangan empat destinasi dari 10 Bali baru yang sebelumnya ditetapkan pada awal masa pemerintahan Joko Widodo.

Keempatnya adalah Danau Toba, Borobudur, Mandalika dan Labuan Bajo.

Menteri Pariwisata Arief Yahya usai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo membahas pengembangan 10 Bali baru menjelaskan, semua yang terkait dengan masyarakat akan segera dituntaskan.

Di antaranya adalah pembangunan homestay dan restoran yang modelnya disiapkan Kementerian Pariwisata, dan pembangunannya dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Selain itu, toko cenderamata akan digarap oleh Kementerian Perdagangan.

"Poinnya ada modelling, dan akan dieksekusi 2018 di empat lokasi. Saya sudah kirim surat ke PUPR sebelum ratas ini dan sudah diinstruksikan Presiden bahwa kita harus berikan model," kata Arief seperti dikutip dari siaran pers yang diterima KompasTravel, Jumat (17/11/2017).

Presiden juga menginstruksikan untuk Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), harus dibuatkan Usaha Kecil Menengah (UKM) Center. Sehingga, keberadaan pelaku UKM bisa ditata secara baik.

"Besok saya akan ke sana melihat lokasi UKM, terutama bagi saudara kita pedagang asongan. Nanti kita tempatkan, fasilitasi dan itu bagus dan akan dijadikan model. Di semua destinasi akan didulukan UKM dalam kawasan," kata Arief.

Menpar menyebutkan, pembahasan untuk fokus pada empat destinasi Bali baru sudah melalui diskusi panjang.

Apalagi tiga dari empat prioritas ini tinggal direvitalisasi seperti Danau Toba, Borobudur dan Mandalika.

"Sementara new comer, Labuan Bajo. Artinya tiga itu merevitalisasi, yang satu pendatang baru yang kalau kita sentuh bisa meledak," ucap Arief.

Arief mengatakan fokus pada empat destinasi ini bukan berarti tidak mengerjakan enam destinasi Bali baru lainnya.

Menurutnya 10 destinasi tetap dikerjakan, tetapi pembangunan homestay, restoran, toko cenderamata dan UKM center fokus pada empat lokasi.

Adapun 10 destinasi Bali Baru yang dikembangkan pemerintah adalah:
1. Danau Toba di Sumatera Utara,
2. Tanjung Kelayang di Kepulauan Bangka Belitung,
3. Tanjung Lesung di Banten,
4. Kepulauan Seribu di Jakarta,
5. Borobudur di Jawa Tengah,
6. Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur,
7. Mandalika di Nusa Tenggara Barat,
8. Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur,
9. Wakatobi di Sulawesi Tenggara,
10. Morotai di Maluku Utara. (KOMPAS.com)

Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved