Properti

Wow! Gedung Senilai Rp 3,5 Triliun Mulai Dibangun di Jakarta, Ini Duet Pengusaha di Belakangnya

untuk merealisasikan proyek senilai 260 juta dollar AS atau ekuivalen Rp 3,5 triliun ini PT Windas Development menggandeng raksasa Jepang

Wow! Gedung Senilai Rp 3,5 Triliun Mulai Dibangun di Jakarta, Ini Duet Pengusaha di Belakangnya
via KOMPAS.com
Daswin Office Tower.(Dokumentasi Windas Development) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Dua perusahaan Indonesa, The Gesit Companies milik Jahya-Jacob Soetoyo, dan Santini Group yang dirintis Sofjan-Luki Wanandi berkolaborasi mengembangkan Daswin Office Tower melalui bendera PT Windas Development.

Perkantoran yang dirancang seluas 143.200 meter persegi dan menempati lahan 1,6 hektar di Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, ini, baru saja dimulai konstruksinya pada Jumat (26/1/2018) pagi.

Daswin Office Tower mencakup 50 lantai yang mengintegrasikan 42 lantai ruang kantor, 3 lantai fasilitas ritel, 14 lantai area parkir, dan 1 lantai rubanah.

Baca: Nyamar Jadi Mempelai Pria, Lelaki Ini Leluasa Setubuhi Pengantin Wanita di Malam Pertama Pernikahan

Baca: 8 Tahun Kumpulkan Pundi Uang di Hongkong, TKW Ini Malah Terbaring Akibat Intim dengan Pria Nepal

Dalam catatan Kompas.com, untuk merealisasikan proyek senilai 260 juta dollar AS atau ekuivalen Rp 3,5 triliun ini PT Windas Development menggandeng raksasa Jepang, Mitsubishi Estate.

"Properti ini dijadwalkan selesai pada awal tahun 2021. Daswin Office Tower merupakan gedung perkantoran pertama yang dibangun Mitsubishi Estate di Indonesia," tulis laporan pers yang diterima Kompas.com.

Sebagai kontraktor pelaksana, PT Windas Development menunjuk Shimizu Corporation yang juga merupakan perusahaan asal Negeri Matahari Terbit, dan PT Total Bangun Persada Tbk.

Kehadiran Daswin Office Tower ini, mengutip riset Colliers International Indonesia, akan menambah pasokan baru perkantoran di kawasan Central Business District (CBD) Jakarta pada 2021 mendatang menjadi lebih dari 430.000 meter persegi. (KOMPAS.com)

Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help