Berita Nasional

Pengalaman Nabi Muhammad Bertemu Malam Lailatul Qadar Sampai Enggan Bangun dari Sujud

Malam lailatul qadar adalah malam spesial yang hanya terjadi di malam-malam ganjil bulan puasa Ramadhan.

Pengalaman Nabi Muhammad Bertemu Malam Lailatul Qadar Sampai Enggan Bangun dari Sujud
net
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Malam Lailatul Qadar atau malam turunnya Alquran adalah malam spesial yang hanya terjadi di malam-malam ganjil bulan puasa Ramadhan.

Malam ini begitu istimewa, sampai para malaikat pun turun ke bumi demi menyambut peristiwa langka setahun sekali ini.

Tak semua umat Islam yang berhasil mendapatkan lailatul qadar.

Biasanya, orang yang berhasil bertemu lailatul qadar disebut sebagai orang yang beruntung dan dia akan diberikan kemuliaan oleh Allah seperti hidupnya bakal tenang dan lebih dekat lagi kepada Allah.

Dikutip dari nu.or.id edisi 24 Juni 2016, di antara manusia yang beruntung pernah bertemu lailatul qadar adalah Nabi Muhammad SAW.

Baca: Dahsyatnya Pengalaman Nabi Muhammad Saat Bertemu Lailatul Qadar Malam 27 Ramadhan Sampai Begini

Umat Islam meyakini bahwa malam lailatul qadar adalah malam yang lebih mulia dari seribu bulan.

Malam ganjil yang diyakini datang di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan ini merupakan waktu yang diharapkan oleh seluruh umat Islam.

Karena, apabila kita melakukan amal kebaikan pada malam itu, seolah-olah kita telah melakukan ibadah yang nilainya setara dengan 1.000 bulan atau 83 tahun.

Keinginan untuk mendapatkan hikmah dan berkah lailatul qadar ini bukanlah sesuatu yang tidak beralasan.

Rasulullah SAW menyeru kepada umatnya untuk menyongsong malam seribu bulan ini.

Baca: Dahsyatnya Malam Lailatul Qadar, Ini Beberapa Kemuliaan dan Doa Khusus Malam Lailatul Qadar

Halaman
1234
Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved