Kisah Bocah Tawaf Sambil Berenang Saat Masjidil Haram Banjir Besar Tahun 1941, Ini Sosoknya

Seorang fotografer kemudian mengabadikan momen Al Awadhi berenang, dan foto itu hingga kini menjadi salah satu foto paling legendaris

Kisah Bocah Tawaf Sambil Berenang Saat Masjidil Haram Banjir Besar Tahun 1941, Ini Sosoknya
Al Awadhi saat melakukan aksi nekat berenang mengelilingi Kabah (Tawaf) dan fotonya setelah puluhan tahun kemudian sebelum meninggal dunia pada 2015. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sejarah mencatat, tanah suci umat Islam, yakni Mekkah, beberapa kali terendam banjir.

Salah satu banjir yang terhebat terjadi di tahun 1941.

Dikutip dari artikel yang dirilis Al Arabiya 14 Juni 2018, saat itu, Kakbah, sampai terendam air hingga 6 kaki atau 1,8 meter.

Karena kondisi itu, satu syarat ibadah haji, yakni thawaf atau berputar mengelilingi Kakbah, nyaris mustahil dilakukan.

Tapi tidak bagi seorang bocah 12 tahun asal Bahrain bernama Ali Al Awadhi.

Al Awadhi, tetap melakukan thawaf sambil berenang.

Seorang fotografer kemudian mengabadikan momen Al Awadhi berenang, dan foto itu hingga kini menjadi salah satu foto paling legendaris di sejarah ibadah haji.

Saat itu, Awadhi berstatus sebagai seorang bocah yang menimba ilmu di Mekkah.

"Saat itu Mekkah terus diguyur hujan selama seminggu penuh, siang dan malam, hingga terjadilah banjir,"

"Aku melihat banyak orang, kendaraan, dan hewan, tersapu banjir, sementara banyak rumah dan toko juga tergenang," ujar Al Awadhi, dalam wawancara di televisi Kuwait, Al Rai, pada 2013 silam.

Halaman
123
Editor: Ernawati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved