Pilpres 2019

Capres-Cawapres Pilpres 2019, TGB Dukung jokowi, 'Saya Tidak Setuju Partai Allah dan Partai Setan'

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang Zainul Majdi (TGB) dukung Jokowi jadi sorotan banyak pihak.

Capres-Cawapres Pilpres 2019, TGB Dukung jokowi, 'Saya Tidak Setuju Partai Allah dan Partai Setan'
Tribunnews.com
Tuan Guru Bajang (TGB), Zainul Majdi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang Zainul Majdi (TGB) dukung Jokowi jadi sorotan banyak pihak.

Aksi TGB dukung Jokowi diduga mendapat banyak perlawanan, hingga ada yang menyatakan partai Allah dan partai setan.

Dikutip dari Kompas TV, TGB terang-terangan menyebut jika penggolongan partai Allah dan partai setan adalah sebuah kekeliruan.

Baca: Capres-Cawapres Pilpres 2019, Tommy Soeharto Pilih Prabowo Karena Kakak Ipar Ketimbang Jokowi

"Saya tidak setuju dengan penggolongan partai Allah dan partai setan, itu salah konteks, karena partai apa yang ada di Indonesia bisa mengeklaim partainya sebagai hizbullah, dengan kriteria apa dirinya bisa menyebut partainya hizbullah, lalu dengan kriteria apa orang bisa menyebut partai setan, atas dasar apa menuduh sebuah partai setan, sehingga menurut saya penggunaan istilah dalam konteks diametral antara keimanan dan kekufuran antara haq dan bathil tidak pas digunakan untuk kostestasi politik, seharusnya politk dijadikan hal-hal untuk menggali yang positif," ujar TGB.

Baca: Ini Penampakan Ular King Cobra, Disandingkan dengan Tubuh Rizki Ahmad yang Terbujur Kaku

Sebelumnya, politisi Demokrat itu mengatakan bahwa tidak boleh menggunakan ayat-ayat yang berisi soal perang sebagai ceramah untuk politik

Menurutnya kontestasi politik berbeda dengan perang.

"Ada banyak sekali beberapa orang, berorasi di depan publik, ada ayat Surat Ali Imran, Al Anfal, dan At-Taubah, itu yag kerap digunakan untuk konstestasi politik, nah saya menganjurkan agar tidak menggunakan ayat-ayat perang, saya tidak bisa membayangkan jika publik berpikir bahwa pilkada seperti halnya perang yang dilakukan Rosulullah dan para sahabat, pasti hal itu akan terjadi permusuhan, padahal tahun 2014 belum selesai dan besok 2019 diproduksi lagi," ujar TGB.

Baca: Capres-Cawapres Pilpres 2019, TGB Dukung Jokowi, Ruhut Sitompul Siap Bisiki Ini Pada Jokowi

TGB lantas mengatakan bahwa di dalam pemilu yang paling penting adalah kompetisi dalam kebaikan.

"Dalam konteks ayat perang saat itu kaum kafir quraish ingin menghancurkan Madinah, peperangan antara yang haq dan bathil (benar dan salah), sementara saat ini kan tidak ada yang ingin menghancurkan, semuanya ingin berbuat baik agar Indonesia maju ke depan, Indonesia yang mampu kompetitif dengan negara lain," ujar TGB.

Menurutnya, pemilu hanya mekanisme mencari pemipin yang terbaik

Baca: Jadwal Penerimaan CPNS 2018 Akhir Juli, BKN Ingatkan Pendaftaran CPNS Hanya di sscn.bkn.go.id

"Pemilu adalah mekanisme 5 tahunan, kita bisa mencari yang terbaik, hal-hal yang bisa ditawarkan untuk bangsa, maka itu yang kita pilih," ujarnya.

Amien Rais sebut ada partai Allah dan partai setan

Seperti diketahui, Amien Rais usai mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4/2018) menyebut ada partai setan dan partai Allah.

"Sekarang ini kita harus menggerakkan seluruh kekuatan bangsa ini untuk bergabung dan kekuatan dengan sebuah partai. Bukan hanya PAN, PKS, Gerindra, tapi kelompok yang membela agama Allah, yaitu hizbullah. Untuk melawan siapa? untuk melawan hizbut syaithan," ujar Amien Rais.

Baca: Capres-Cawapres Pilpres 2019, Jokowi Siapkan 3 Minggu Lagi, Fadli Zon Mereka Akan Sulit

Lalu bagaimana nasib TGB yang dukung Jokowi?

Editor: Restudia
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved