Berita Regional

Muncul Surat Penundaan Pemberian Vaksin MR dari Dinkes, Ini Komentar MUI

Pemberian vaksin Measles Rubella (MR) masih jadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Ada yang pro, tak sedikit yang kontra.

Muncul Surat Penundaan Pemberian Vaksin MR dari Dinkes, Ini Komentar MUI
banjarmasinpost.co.id/hanani
Salah satu siswa SDN Barabai Timur I menangis saat diberikan vaksin MR oleh petugas kesehatan HST, Rabu (1/8/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemberian vaksin Measles Rubella (MR) masih jadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Ada yang pro, tak sedikit yang kontra.

Belakangan, beredar Surat Dinas Kesehatan Kepulauan Bangka Belitung terkait penundaan pemberian vaksin Measles Rubella (MR), dan itu viral di media sosial.

Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Kepulauan Bangka Belitung Ahmad Luthfi berharap masyarakat tidak mem- bully pemerintah terkait larangan vaksinasi tersebut.

Baca: Perampok di Angsau Mempan Terkena Sabetan Senjata, Memey Pura-pura Pingsan

"Kami tidak pernah menyatakan haram ya. Hanya untuk vaksin MR belum ada sertifikasi halalnya. Jadi pemberitaan di media sosial jangan keliru apalagi sampai mem-bully pemerintah," kata Ahmad Luthfi kepada Kompas.com, Kamis (2/8/2018).

Di sisi lain Ahmad mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah terkait polemik vaksin MR.

Dinas Kesehatan Kepulauan Bangka Belitung menerbitkan surat tertanggal 1 Agustus 2018 tentang penundaan sementara.

Baca: Hasil Grup A Piala AFF U-16 2018 - Filipina vs Myanmar 0-7, Timor Leste vs Kamboja 2-1

"Memang viralnya baru kemaren. Padahal surat MUI yang ditujukan pada Kemenkes sudah ada sejak 25 Juli 2018," ujarnya.

Dia menegaskan, keharusan sertifikasi halal merujuk pada surat komisi fatwa MUI nomor U 13/MUI/KF/VII/2017 dan UU Nomor 33/2014 tentang Jaminan Produk Halal.

"Kalau proses sertifikasinya dijalankan tentu tidak ada masalah. Perlu menjadi perhatian bagi perusahaan yang memproduksi, bukan hanya pemerintah," bebernya.

Baca: Ternyata Nama Prabowo Subianto Pernah Disodorkan ke Presiden Soeharto untuk Capres, Ini Jawabannya

Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Bangka Belitung Mulyono Susanto membenarkan adanya surat penundaan pemberian vaksin MR. Surat diterbitkan demi menghindari polemik di tengah masyarakat setelah berkoordinasi dengan wakil gubernur.

"Karena ini sifatnya nasional jadi kami menunggu hasil pertemuan Kemenkes dan MUI. Daerah hanya sebagai pelaksana jadi tidak bisa berkomentar banyak," kata Mulyono kepada awak media.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Surat Vaksinasi MR Ditunda Viral, MUI Sebut Jangan "Bully" Pemerintah

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help