MUI Tegaskan Vaksin Measless dan Rubella (MR) Belum Berserfikat Halal

(MUI) menegaskan bahwa pihaknya belum mengeluarkan sertifikat halal untuk vaksin imunisasi measless dan rubella (MR).

MUI Tegaskan Vaksin Measless dan Rubella (MR) Belum Berserfikat Halal
banjarmasinpost.co.id/jumadi
Imunisasi Campak dan Rubella di SDN Pemurus Dalam 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Polemik soal vaksin imunisasi measless dan rubella (MR) masih berlangsung, terutama soal halal dan haramnya.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan bahwa pihaknya belum mengeluarkan sertifikat halal untuk vaksin imunisasi measless dan rubella (MR).

Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas mengatakan belum ada permintaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan uji halal vaksin imunisasi MR ke Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika MUI. (LPPOM).

"Semestinya jauh-jauh hari ada pengajuan surat pada MUI terutama LPPOM untuk diperiksa vaksin ini tapi suratnya enggak pernah masuk. Bagaimana menindaklanjuti?" ujarnya di Kantor MUI, Jakarta, Senin (6/8/2017).

Baca: MUI Persilahkan Umat Islam Tidak Ikut Imunisasi Measles dan Rubella (MR) Bila Tak Yakin

Akibat belum adanya pengajuan, MUI mengatakan vaksin imunisasi MR belum bisa dipastikan halal. Oleh karena itu, MUI mendorong agar Kemenkes segara melayangkan surat permintaan pengkajian.

MUI, kata Anwar, sudah menyurati Kemenkes. Surat itu ditindaklanjuti oleh Menkes yang datang ke kantor MUI.

Kedua belah pihak sepakat agar vaksin imunisasi MR diteliti dan diperiksa. Namun, hingga Senin (6/8/2018), MUI mengaku belum mendapatkan surat permintaan pengkajian dari Kemenkes.

Anwar menegaskan MUI tidak pernah menghambat permintaan pengkajian halal yang masuk ke LPPOM. "MUI nunggu. Kalau masuk hari ini, kami selesaikan secepatnya. Tetapi mana suratnya?" kata dia.

Baca: Pesan Anak Amien Rais ke Ustadz Abdul Somad Soal Cawapres Prabowo Pilpres 2019, Mirip Jokowi di 2014

MUI menyesal sikap Kemenkes yang susah menyuntikkan vaksin MR yang belum mendapatkan sertifikat halal kepada masyarakat.

Padahal, kata dia, bagi umat Islam harus tunduk dan patut pada ajaran agama yakni tidak mengkonsumsi yang haram. Sementara itu vaksin imunisasi MR belum jelas halal dan haramnya.

Editor: Murhan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved