MUI Persilahkan Umat Islam Tidak Ikut Imunisasi Measles dan Rubella (MR) Bila Tak Yakin

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyarankan agar umat Islam tidak menggunakan vaksin imunisasi measles dan rubella (MR)

MUI Persilahkan Umat Islam Tidak Ikut Imunisasi Measles dan Rubella (MR) Bila Tak Yakin
banjarmasin post group/ mukhtar wahid
Mata siswa kelas VI C di SDN 4 Angsau itu terpejam selama proses imunisasi Campak dan Rubella disuntikkan petugas, Jumat (3/8/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Keraguan soal vaksin imunisasi measles dan rubella (MR) masih melanda warga, terutama umat Islam.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyarankan agar umat Islam tidak menggunakan vaksin imunisasi measles dan rubella (MR) bila tidak yakin vaksin tersebut halal.

"Kalau kita masih ragu vaksin ini tidak halal, ya tinggalkan," ujar Sekjen MUI Anwar Abbas di Kantor MUI, Jakarta, Senin (6/8/2018).

Dalam perspektif Islam, kata dia, segala sesuatu sesuatu yang dimasukan ke dalam tubuh atau dikonsumsi, harus jelas halal atau haramnya. Sementara vaksin imunisasi MR belum jelas halal atau haramnya.

Baca: MUI Tegaskan Vaksin Measless dan Rubella (MR) Belum Berserfikat Halal

Baca: Aktor Ini Bongkar Rahasia Hotman Paris Hutapea dan Ungkap Lawan Beratnya di Dunia Hukum

MUI belum mengeluarkan sertifikat halal untuk vaksin imunisasi MR. Hingga Senin (6/8/2018), MUI belum menerima surat permintaan pengujian dari Kemenkes.

"Informasi yang kami terima kebanyakan menyatakan bahwa vaksin itu belum halal. Oleh karena itu, ya tinggalkan apa sesuatu yang meragukan dan pindah kepada yang tidak meragukan," kata dia.

MUI menyayangkan pengunaan vaksin MR padahal belum mendapatkan sertifikat halal. Harusnya, kata dia, Kemenkes mengajukan uji halal ke Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika MUI (LPPOM) sejak tahun lalu.

Baca: Pesan Anak Amien Rais ke Ustadz Abdul Somad Soal Cawapres Prabowo Pilpres 2019, Mirip Jokowi di 2014

MUI sudah menyurati Kemenkes. Surat itu ditindaklanjuti oleh Menkes yang datang ke kantor MUI. Kedua belah pihak sepakat agar vaksin imunisasi MR diteliti dan diperiksa.

Namun hingga Senin kemarin, MUI mengaku belum mendapatkan surat permintaan pengkajian dari Kemenkes.

MUI juga menyayangkan sikap beberapa pihak di Kemenkes yang menyatakan bahwa vaksin imunisasi MR halal. Padahal, MUI belum mengeluarkan sertifikat halal tersebut.

Baca: Pengakuan yang Berubah Drastis Roro Fitria Setelah di Penjara Soal Berlian, Mobil dan Rumah Mewah

Halaman
12
Editor: Murhan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help