Berita Tabalong

PMI Tabalong Tambah Apoteker dan Perawat untuk Bantu Korban Gempa di Lombok

Tujuh personil tim dari PMI Kabupaten Tabalong yang turut melakukan aksi kemanusiaan, saat ini sudah berada di Lombok, NTB.

PMI Tabalong Tambah Apoteker dan Perawat untuk Bantu Korban Gempa di Lombok
istimewa/PMI Tabalong
Tim PMI Kabupaten Tabalong yang saat ini sudah di Lombok untuk ikut melakukan aksi kemanusiaan bagi korban gempa 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG -Tujuh personil tim dari PMI Kabupaten Tabalong yang turut melakukan aksi kemanusiaan, saat ini sudah berada di Lombok, NTB.

Mereka berangkat dengan membawa logsitik bantuan berupa obat dan lainnya yang akan digunakan untuk membantu korban gempa.

Bendahara PMI Kabupaten Tabalong, Maria Sari, Jumat (10/8/2018), mengatakan, pihaknya akan kembali mengutus personil untuk berangkat ke Lombok.

Baca: Kominfo Getol Blokir Konten Pornografi, Pengamat : Mati Satu Tumbuh Lebih Banyak

Tambahan personil ini untuk menambah kekuatan tujuh personil yang sudah lebih dahulu berangkat ke Lombok.

"Kita akan tambah satu apoteker dan satu perawat, besok akan berangkat," katanya.

Selain itu, dua personil yang berangkat juga akan membawa logistik berupa obat-obatan apa saja yang sangat diperlukan berdasarkan laporan tim PMI Tabalong di Lombok.

Baca: Kondisi Bayi Yang Dibuang Ibunya Memburuk, Dokter Tak Bisa Operasi Memasukkan Usus

"Berdasarkan tim kita di Lombok, obat yang sangat diperlukan adalah penahan sakit, jadi obat itu yang akan dibawa kembali ke Lombok," tegasnya.

Diketahui, tim pertama yang diberangkatkan merupakan tim kesehatan yang terdiri dari dokter spesialis Orthopedi,orang dokter umum, perawat dan spesial hunian.

Personil itu yang diberangkatkan karena melihat kebutuhan yang ada di lokasi kejadian dan juga melihat pengalaman dari si personil.

Baca: Link Live Streaming Perserang vs Persika di Liga 2 2018 via Streaming Youtube Liga1Match

Dimana diantaranya ada yang sudah berpengalaman saat memberikan bantuan di Aceh dan Yogyakarta.

Halaman
12
Penulis: Dony Usman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help