Jokowi Diminta Mundur Jadi Presiden RI Karena Nilai Tukar (kurs) Rupiah Melemah, Ini Alasannya
Joko Widodo (Jokowi) diminta mundur sebagai Presiden RI setelah nilai tukar (kurs) rupiah terus melemah.
BANJARMASINPOST.CO.ID - Joko Widodo (Jokowi) diminta mundur sebagai Presiden RI setelah nilai tukar (kurs) rupiah terus melemah.
Permintaan Jokowi mundur sebagai presiden itu dilontarkan Ketua Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.
Ferdinand Hutahaean meminta Jokowi mundur sebagai Presiden RI ini disampaikan melalui laman Twitternya @LawanPoLitikJW, Selasa (4/9/2018).
Ferdinand meminta Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan pengunduran diri sebelum negara terbengkalai karena penguatan dolar AS.
Baca: Nilai Tukar (Kurs) Rupiah Anjlok, Tagar #RupiahLongsorJokowiLengser Trending Topic di Twitter
Baca: 6 Langkah Menjaga Keuangan Stabil Saat Nilai Tukar (Kurs) Rupiah Melemah Capai Rp 15.032 Per Dolar
Baca: Komentar Presiden Jokowi Soal Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Sampai Sentuh 15 Ribu Per Dolar
Baca: Perjalanan Cinta Habib Usman bin Yahya dan Kartika Putri, Awalnya Guru dan Murid, Lalu Menikah
Baca: Pembelaan Dul Jaelani Saat Mulan Jameela Diolok Ketika Maia Estianty dan Ahmad Dhani Bersama
Baca: Komentar 2 Mantan Istri Habib Usman bin Yahya yang Menikahi Kartika Putri, Nida: Semoga Bahagia
Baca: Ustadz Abdul Somad Beri Syarat Pihak yang Mengudang Ceramah, Salah Satunya Soal Politik
Ferdinand yakin rakyat tidak mau menjadi korban karena pemerintah telah salah dalam mengurus negara.
"Jika pemerintah sudah tak punya kebijakan lagi untuk menahan laju dolar, sebaiknya sebelum negara ini mangkrak, kami minta Jokowi umumkan pengunduran diri.
Bangsa ini ada 260 jt lebih manusia, saya yakin mereka tidak mau jadi korban hanya karena pemerintah salah urus negara," tulis Ferdinand melalui akun Twitternya @LawanPoLitikJW.
Pada unggahan sebelumnya, Ferdinand juga memberikan komentar terkait melemahnya nilai tukar rupiah yang mencapai Rp 15.029 per dolar AS.
Ferdinand mempertanyakan soal intervensi dari Bank Indonesia.
Dirinya juga menyindir Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dengan memberikan ucapan selamat.
Baca: Bulan Muharram Termasuk Al-Asyhurul Hurum, Simak Penjelasan Serta Amalan Baik yang Bisa Dikerjakan
Baca: Istri Sunu Matta, Suci Singgung Soal Nikah Siri yang Dilakukan Diam-diam, Sindir Siapa?
Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Akan Dibuka, Perhatikan Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasarnya
Dalam unggahan tersebut, Ferdinand menyertakan foto rupiah dalam kurs dolar.
"Grafik ini menunjukkan tdk ada penurunan. Artinya bahwa intervensi sdh tak mampu menahan laju Dolar. Atau kah mungkin sama sekali tidak ada intervensi dr BI? Selamat untuk pak Jokowi atas prestasi ini. Bapak menyamai Soeharto, SBY dulu tak mampu bikin Dolar 15 rb." tulis akun @LawanPoLitikJW.
Diberitakan sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menembus angka Rp 15.029, pada Selasa (4/9/2018) malam.
Seperti dikutip dari Kursdollar.net, hingga pukul 19.20 WIB nilai tukar rupiah mencapai Rp 15.029 per dolar AS.
Sebelumnya pada penutupan perdagangan kemarin, Senin (3/9/2018), menurut data Bloomberg.com, rupiah melemah ke level Rp 14.815 per dolar AS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/presiden-indonesia-joko-widodo-didampingi-wakil-presiden-jusuf-kalla_20180817_063850.jpg)