Ustadz Abdul Somad Batalkan Ceramah

Reaksi Ustadz Abdul Somad Jawab Kecurigaan GP Ansor, Hingga Angkat Kaki

Ustadz Abdul Somad akhirnya memberikan klarifikasinya terkait sejumlah kecurigaan GP Ansor hingga berujung dibatalkannya ceramah di sejumlah daerah.

Reaksi Ustadz Abdul Somad Jawab Kecurigaan GP Ansor, Hingga Angkat Kaki
instagram
Ustadz Abdul Somad 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ustadz Abdul Somad akhirnya memberikan klarifikasinya terkait sejumlah kecurigaan GP Ansor hingga berujung dibatalkannya ceramah di sejumlah daerah.

Ya, GP Ansor memang disebut-sebut sebagai salah satu pihak yang membuat ceramah Ustaz Abdul Somad di beberapa kota dibatalkan.

Terkait kecurigaan GP Ansor soal penghentian kegiatan sampai Desember 2018, Ustadz Abdul Somad menjawab bahwa untuk daerah-daerah yang kondisinya kondunsif, dirinya tetap datang apabila diundang. 

Sementara itu terkait menggunakan manajemen, Ustadz Abdul Somad dengan tegas membantah. 

Baca: Syarat Wajib untuk Jabatan Khusus Jelang Penerimaan CPNS 2018, Pendaftaran Hanya di sscn.bkn.go.id

Baca: Hasil Spanyol vs Kroasia UEFA Nations League 2018, Spanyol Hancurkan Luca Modric Dkk 6-0

Ustadz Abdul Somad mengatakan bahwa dia tak pernah mematok harga, apalagi mengambil DP, serta tak pernah pula meminta kelas tertentu di pesawat. 

"Kita tidak punya tim. Sampai sekarang saya tidak punya kartu nama. nih baju dikasih orang. semua dikasih orang. Ini pakai kaus kaki pun tidak. Mau marketing dari mana kaya begini, marketing apa. Tidak pernah. Semua merek dikasih orang cincin dikasih orang, sorban dikasih orang, tak ada tim-tim kita bahwa untuk eksis bertahan, maka mesti bangkitkan isu. Tak ada," tegas Ustadz Abdul Somad. 

Bahkan saat berbicara soal dirinya tak pernah memakai kaus kaki, Ustaz Abdul Somad sampai mengangkat salah satu kakinya, dan menunjukkan bahwa dirinya tak pernah memakai kaus kaki.

Pemilhan sampai Desember 2018 di beberapa lokasi, kata UAS, hal itu lantaran berdasarkan pengalamannya kegaduhan akan rampung dalam masa 3 bulan.

Baca: SBY Disebut Perintahkan Politik Dua Kaki Jelang Pilpres 2019, Andi Arief : Aneh Kalo Cuma Satu Kaki

Berikutnya terkait kalimat Tauhid Laa Ilaaha Illallah yang dipakai sebagai atribut para jamaahnya, Ustaz Abdul Somad berpendapat dengan terdengar santai dan suara rendah.

"Umat itu kan sudah cerdas. Dari beberapa update status FB masyarakat itu kan kelihatan. Kalau semua kalimat Laa Ilaaha Illallah kalian identikkan dengan HIzbut Tahrir (HTI), lalu bagaimana dengan peti jenazah, bagaimana dengan kaligrafi, bagaimana dengan orang yang mobilnya ditulis dengan Laa Ilaaha Illallah. Kan orang itu bersalah karena mau mendirikan negara dalam negara. Anti konstitusi, inkonstitusional. Ini kan tidak ada terjadi," ujar Ustaz Abdul Somad.

Halaman
1234
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help