Pilpres 2019

Koalisi Prabowo-Sandiaga Uno Usulkan Debat Pakai Bahasa Inggris, Cholil Nafis Bereaksi

Koalisi Prabowo-Sandiaga Uno Usulkan Debat Pakai Bahasa Inggris, Cholil Nafis Bereaksi

Koalisi Prabowo-Sandiaga Uno Usulkan Debat Pakai Bahasa Inggris, Cholil Nafis Bereaksi
Youtube/KompasTV
Prabowo Subianto mengumumkan Sandiaga Uno sebagai Cawapres, Kamis (9/8/2018) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Koalisi partai pengusung bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Sandiaga Uno memberikan usulan pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menggelar sesi debat dengan menggunakan bahasa Inggris.

Usulan Koalisi partai pengusung bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Sandiaga Uno membuat Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, Cholil Nafis ikut memberikan tanggapan.

Tanggapan Usulan Koalisi partai pengusung bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Sandiaga Uno itu diberikan Cholil Nafis melalui Twitter miliknya, @cholilnafis, Jumat (14/9/2018).

Cholil mengatakan jika saat ini Indonesia sedang mencari pemimpin bukan untuk mencari guru bahasa Inggris.

Baca: Jelang Penetapan Capres Cawapres di Pilpres 2019, Kubu Prabowo-Sandiaga Usulkan Ubah Metode Debat

Baca: Hasil Japan Open 2018 Marcus/Kevin Pastikan Tiket Semifinal Usai Taklukkan Jelle Maas/Robin Tabeling

Hal itu ia sampaikan saat menanggapi postingan politisi PDIP Zara Zettira yang mengomentari usulan debat bahasa Inggris para kandidat capres-cawapres di Pilpres 2019 mendatang.

"Kita ini orang inggris atau orang Indonesia sihh?.

Gmn sekalian debat bahasa Arab atau tes ngajinya termasuk baca kitabnya. Ampun dahhh...

Makin tak jelas aja dlm cari pemimpin.

Kita butuh pemimpin yg adil dan orang Indonesia bukan cari guru yg berbahasa inggris," tulis Cholil Nafis.

Postingan Cholil Nafis di twitter
Postingan Cholil Nafis di twitter (twitter via tribunwow.com)

Postingan Cholil Nafis (Capture/Twitter)

Halaman
12
Editor: Restudia
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help