Gempa Donggala

Kisah Haru Ustadz Abdul Somad Mengenai Gempa Bumi di Donggala dan Tsunami di Palu Sulteng

Gempa bumi di Donggala dan Tsunami di Palu membuat Ustadz Abdul Somad menuliskan kisahnya.

Kisah Haru Ustadz Abdul Somad Mengenai Gempa Bumi di Donggala dan Tsunami di Palu Sulteng
instagram
Ustadz Abdul Somad 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Gempa bumi di Donggala dan Tsunami di Palu membuat Ustadz Abdul Somad menuliskan kisahnya. 

Bahkan Ustadz Abdul Somad mengunggah tulisannya di akun instagramnya @ustadzabdulsomad. 

Kepala kambing itu ditombak, dipersembahkan untuk setan -sebuah tradisi lama yang telah dikubur oleh Ulama dan Habib Sayyid Idrus bin Salim al-Jufry yang namanya diabadikan menjadi nama airport- dihidupkan kembali.

Ketika tombak mengena kepala kambing, air laut itu pun naik, semua yang dipentas itu habis. Jembatan baja, remuk. Hotel kokoh, ditelan tanah. Gedung-gedung rata

"Kenapa bapak selamat?", tanya saya

Baca: Cek Link Pengumuman Kemenkumham CPNS 2018, Jadwal Tes SKD & Link via sscn.bkn.go.id

Baca: Live Streaming Fuzhou China Open 2018 : Antony Ginting vs Jonatan Christie di Babak 16 Besar

Baca: Live Streaming MNC TV & Jadwal Timnas Futsal Indonesia vs Thailand Semifinal Piala AFF Futsal 2018

"Undanganku (untuk menghadiri acara itu) hilang"

"APBD Sulteng itu 1T. Yang diluluh-lantakkan tsunami itu 24T. Hancur dalam 34 detik," kata sahabat lama saya

"Ayah, saya Khatam Quran, saya ingin makan Nasi Padang," pesan permintaan anak.

Menjelang Maghrib, ayah pun pergi membelikan nasi Padang. Ketika sampai di rumah, kata Ibu, "Tolong beli air galon, habis." Lalu ayah pergi membeli air galon.

Kondisi bangunan masjid Baiturrahman yang hancur akibat Tsunami di jl Diponegoro, Kota Palu, Sulteng, Jumat (5/10). Masjid ini merupakan salah satu masjid terparah pasca gempa yang melanda kota palu. Hingga saat ini puluhan jenazah telah dievakuasi oleh tim basarnas dan diperkiran masih banyak dikawasan tersebut.
Kondisi bangunan masjid Baiturrahman yang hancur akibat Tsunami di jl Diponegoro, Kota Palu, Sulteng, Jumat (5/10). Masjid ini merupakan salah satu masjid terparah pasca gempa yang melanda kota palu. Hingga saat ini puluhan jenazah telah dievakuasi oleh tim basarnas dan diperkiran masih banyak dikawasan tersebut. (tribun timur)

Pulang dari warung, rumah sudah masuk ke dalam tanah, terdengar suara anak menjerit, "Ayah, saya mendengar suara ayah, melihat cahaya senter ayah, tapi air sudah masuk, sedikit lagi leherku tenggelam," spontan sang ayah berucap, "Ikuti kata-kata Ayah:
لا اله الا الله"

Halaman
12
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved