Berita Banjarbaru

UPDATE Ada 380 WNA Tinggal di Kalimantan Selatan, Ini Rician Domisili di Banua dan Tujuannya

Saat ini jumlah Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal di Kalimantan Selatan sebanyak 380 orang dan berasal dari 39 Negara.

UPDATE Ada 380 WNA Tinggal di Kalimantan Selatan, Ini Rician Domisili di Banua dan Tujuannya
Istimewa
Suasana pemeriksaan WNA oleh Timpora Kabupaten Kotabaru, beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Saat ini jumlah Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal di Kalimantan Selatan sebanyak 380 orang dan berasal dari 39 Negara.

Adapun urutan terbanyak WNA ialah 158 orang WN RRT (China), 50 WN Korea Selatan dan 23 orang Thailand. Adapun WN Jepang, Guyana, Mesir, Laos dan Rusia masing-masing 1 orang.

Data terbaru ini disampaikan Kepala Divisi Keimigrasian Kalimantan Selatan Dodi Karnida. Sementara rincian berdasarkan maksud tujuan tinggal di Kalsel antara lain 76 orang Tenaga Ahli, 51 orang Profesi Menerima Bayaran dan 34 orang Pelajar/Mahasiswa, 4 orang WNA anak dari WNI, 3 orang pasangan WNI dan 1 orang Atlit Profesional.

Baca: 203 Instansi Siap Umumkan Hasil Tes SKD, Cek Link Resmi dan Persiapan Tes SKB CPNS 2018 di Sini

Baca: Amalkan Surat Al Kahfi di Hari Jumat, Ada 4 Keistimewaan Salah Satunya Dilindungi dari Fitnah Dajjal


"Adapun WNA yang tercatat di Kanim Batulicin yang wilayah kerjanya meliputi Kabupaten Kotabaru dan Tanahbumbu, per tanggal 26 November 2018 tercatat sebanyak 41 WNA yang mayoritas ialah TKA Bidang Perkebunan dan Pertambangan," katanya, Jumat (30/11).

Dia juga mengatakan sepanjang tahun 2018, Kantor Imigrasi Kelas II Batulicin telah melakukan penindakan terhadap 7 (tujuh) orang Warga Negara Asing (WNA) yang ditemukan melakukan pelanggaran keimigrasian di wilayah Kabupaten Kotabaru, yaitu 3 (tiga) orang WN RRT; 3 (tiga) orang Warga Negara (WN) Malaysia; dan 1 (satu) orang WN Thailand. Terhadap ketujuh WNA tersebut telah dilakukan pendeportasian atau pemulangan kembali negara asalnya.

Baca: Pengumuman BKN & Link Hasil SKD CPNS 2018 di Kemenkumham, Kemenlu, KemenBUMN & PPATK

Selama ini pihak perusahaan telah melaporkan kepada pihak imigrasi apabila ada tamu asing yang berkunjung di perusahaan. Namun, TIMPORA Kabupaten Kotabaru tetap mengimbau agar perusahaan melaporkan kegiatan dan aktivitas keberadaan Orang Asing (OA) di Perusahaan-perusahaan yang ada di Kotabaru.

Adapun pengawasan OA dilakukan pada beberapa perusahaan diantarnya PT. Arutmin Indonesia untuk pengecekan administasi. Dimana TIMPORA mendapati 1 orang TKA WN Australia yang bekerja di PT. Arutmin Indonesia. Selanjutnya, TIMPORA Kabupaten Kotabaru melaksanakan pengawasan ke PT. Golden Hope Nusantara (GHN). Saat ini ada 4 orang WNA yang bekerja di PT. GHN.

Komitmen Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalsel dalam melakukan pengawasan terhadap orang asing di wilayah Kalimantan Selatan. (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved