KalselPedia

KalselPedia : Obyek Wisata di Kabupaten Banjar, Kontes Durian dan Buah Eksotik di Desa Biih

Kabupaten Banjar merupakan kabupaten sentra produksi durian terbesar di Kalsel, tercatat ada enam kecamatan sebagai sentra produksi durian.

KalselPedia : Obyek Wisata di Kabupaten Banjar, Kontes Durian dan Buah Eksotik di Desa Biih
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
Durian terbaik saat dilombakan dalam kontes durian seKabupaten Banjar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID —Kabupaten Banjar merupakan kabupaten sentra produksi durian terbesar di Kalsel, tercatat ada enam kecamatan sebagai sentra produksi durian yakni Karangintan, Aranio, Pengaron, Sungaipinang, Sambungmakmur dan Simpangempat.

Pada 23 Januari 2019, digelar kontes durian dan Gelar Buah Eksotik di obyek wisata Danau Tamiyang Desa Mandikapau Barat Karangintan Kabupaten Banjar.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar, M Fachry mengatakan, saat ini sedang musim panen hingga sekitar Februari 2019 mendatang. Kontes Durian dan Gelar Buah Eksotik Banjar digelar 23Januarai 2019 di Danau Tamiyang Desa Mandikapaubarat Kecamatan Karang Intan.

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor bersama para pemenang kontes durian di Lokasi Agrowisata di Desa Biih Kabupaten Banjar.
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor bersama para pemenang kontes durian di Lokasi Agrowisata di Desa Biih Kabupaten Banjar. (Banjarmasinpost.co.id/Hari Widodo)

Dilaksanakan atas kerjasama Dinas TPH, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Kominfo dengan Pemerintahan Desa Mandikapaubarat.

Kegiatan ini dalam rangka upaya mencari varietas durian unggul lokal yang mungkin selanjutnya dapat didaftarkan ke Kementerian Pertanian dan sekaligus menjadi varietes unggul baru, menyusul beberapa varietes yang sudah menjadi varietes unggul nasional seperti Si Japang, Si Hijau dan Si Dodol.


Bupati Banjar mencicipi durian di Kontes Durian di Desa Biih

M Fachry juga mengatakan, Kabupaten Banjar sudah ada Agrowisata Durian di Desa Bi'ih Kecamatan Karangintan yang tahun lalu sudah dicanangkan oleh Bupati Banjar, H Khalilurrahman dan juga disaksikan oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor pada saat kontes durian tahun lalu.

“Jika ingin makan durian dengan sensasi beda datang saja ke Desa Bi'ih, karena makan duriannya langsung di bawah pohonnya, dijamin buahnya manis, tebal dan legit,” kata M Fachry.

Jumat (5/1/2018), giliran Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Republik  beserta rombongan yang mampir ke Desa Biih
Jumat (5/1/2018), giliran Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Republik beserta rombongan yang mampir ke Desa Biih (Banjarmasinpost.co.id/Nia Kurniawan)

Disamping itu juga sekaligus dilaksanakan Gelar Buah Eksotik Banjar seperti Binjai, Kapul, Bundar, Gitaan, Ramania, dan lainnya yang merupapkan buah khas daerah Banjar dan diketahui saat ini sudah jarang ditemukan. Sehingga dengan event ini diharapkan dapat merangsang petani untuk melestarikan dan mengembangkannya, karena ini sebagai plasma nuftah daerah Banjar.

Selain itu kontes durian menurut M Fachry juga untuk mengharapkan dukungan dari Kementrian Pertanian dan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Provinsi Kalsel untuk dapat membantu pengembangan usahatani durian di Kabupaten Banjar. Karena secara agroklimat durian sangat sesuai dikembangkan dan secara ekonomis menguntungkan, sekaligus sebagai kawasan wisata agribisnis.

Buah durian dari Kabupaten Tapin dinyatakan sebagai juara satu pada kontes durian se Kalsel
Buah durian dari Kabupaten Tapin dinyatakan sebagai juara satu pada kontes durian se Kalsel di Desa Biih, kabupaten Banjar (istimewa)

“Secara khusus Bupati Banjar sudah menyampaikan proposal ke Direktorat Jendral Hortikultura Kementan RI diterima oleh Direktur Buah dan Florikultura Pak Sarwo Edhy beserta jajarannya untuk minta dukungan dalam pengembangan usaha tani durian ini. Beliau menyambut gembira diadakan kontes ini dan akan hadir serta akan mendukung pengembangan usaha tani durian ini,” ujarnya.

Adapun memilih lokasi di obyek wisata Danau Tamiyang Kecamatan Karangintan adalah sekaligus lebih mengenalkan obyek wisata danau yang indah. Ada jembatan ditengahnya serta parkir luas dan jalan sudah aspal. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved