7 Fakta Abu Bakar Ba'asyir Dibebaskan, Mulai Alasan Pembebasan, Status Hingga Tanggapan Keluarga

Ini deretan fakta terkait Abu Bakar Ba'asyir dibebaskan, mulai alasan pembebasan, status hingga tanggapan keluarga.

7 Fakta Abu Bakar Ba'asyir Dibebaskan, Mulai Alasan Pembebasan, Status Hingga Tanggapan Keluarga
Tribunnews.com/ Rizal Bomatama
Abu Bakar Baasyir usai menjalani cek kesehatan di RSCM Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ini deretan fakta terkait Abu Bakar Ba'asyir dibebaskan, mulai alasan pembebasan, status hingga tanggapan keluarga.

Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir dinyatakan bebas tanpa syarat.

Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir itu setelah Presiden Joko Widodo (Presiden Jokowi) mengutus ketua umum partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra.

Abu Bakar Ba'asyir akan meinggalkan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat pada awal minggu depan.

Baca: Ustadz Abdul Somad Beberkan Soal Taman Surga yang Ada di Dunia Saat Berjumpa Sosok Ini di Mekkah

Baca: Iis Dahlia Larang Putrinya Nikah Jika Calon Suami Tak Sekaya Ardi Bakrie, Nia Ramadhani Bereaksi

Baca: Ifan Seventeen Hampir Ucapkan Kalimat Suci Ini Saat Tsunami Banten, Mengira Kiamat Terjadi

Baca: Ahok Akan Menikah 15 Februari Nanti, Ini 4 Fakta Perkenalan dengan Bripda Puput Nastiti Devi

Jika mengutip dari Kompas.com Abu Bakar Baasyir akan bebas setelah syarat-syarat administrasi pembebasan diselesaikan.

Selain hal tersebut berikut ini 7 Fakta Jelang Pembebasan Abu Bakar Baasyir yang tribunnews rangkum dari berbagai sumber:

1. Dibebaskan Tanpa Syarat

Pose Abu Bakar Baasyir saat berada di RSCM.
Pose Abu Bakar Baasyir saat berada di RSCM. (Istimewa)

Abubakar Baasyir sudah mendekam dalam LP selama sembilan tahun dari pidana lima belas tahun atas kasus terorisme yang dijatuhkan kepadanya.

Mengutip dari Tribunnews Jakarta, menurut pakar Hukum Tata Negara itu, sudah saatnya Baasyir menjalani pembebasan tanpa syarat-syarat yang memberatkan.

Selain itu ketua umum partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra yang sekaligus juga sebagai penasihat hukum Jokowi-Ma'ruf Amin, diminta Jokowi untuk mengurus proses pembebasan tersebut.

Halaman
1234
Editor: Murhan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved