Menguak Kehebatan Tukang Urut Banua

Puasa Lima Hari Lima Malam, Selamat Tak Kentut, Tak Kencing & Tak Beol, Demi Jadi Tukang Urut

Kendati lahir dari keluarga yang memiliki keahlian urut, namun bukan berarti Selamet atau akrab disapa Pakde pun bisa memiliki keterampilan tersebut

Puasa Lima Hari Lima Malam, Selamat Tak Kentut, Tak Kencing & Tak Beol, Demi Jadi Tukang Urut
banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie
Selamet warga Jalan Padat Karya Blok Batu Virus RT 53 nomor 87 Kelurahan Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara saat menyembuhkan pasiennya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kendati lahir dari keluarga yang memiliki keahlian urut, namun bukan berarti Selamet atau akrab disapa Pakde pun bisa memiliki keterampilan tersebut dengan instan.

Melainkan dengan tekat dan keinginan kuatnyalah membuat pria berusia 47 tahun tersebut memiliki keahlian pengobatan alternatif seperti saat ini.

Ya, Kepada Banjarmasinpost.co.id, Selamet warga Jalan Padat Karya Blok Batu Virus RT 53 nomor 87 Kelurahan Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara ini pun berbagi cerita.

Menurutnya keinginan mendalami keahlian tersebut semula lantaran rasa kagumnya kepada sang nenek.

Pohon pepaya mereka yang saat itu kerap mengalami kemalingan justru, sang pelaku mendadak tak bisa bergerak sebelum akhirnya meminta maaf.

Baca: Tak Hanya Soal Tulang Patah, Kena Santet Juga Urusan Selamat, Lumpuh Total Disantet Mendadak Sembuh

Baca: Di Tangan Selamet, Korban Kecelakaan yang Tak Bisa Jalan Akhirnya Bisa Lakukan Ini

Selamet, warga Jalan Padat Karya Blok Batu Virus RT 53 nomor 87 Kelurahan Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara bersama pasiennya.
Selamet, warga Jalan Padat Karya Blok Batu Virus RT 53 nomor 87 Kelurahan Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara bersama pasiennya. (banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie)

" Kan pohonnya rendah. Cuman pas mau meambil ke berikutnya, pelaku tersebut justru mendadak tidak bisa bergerak. Ia baru bergerak setelah nenek memukul pundaknya," cerita Selamet.

Seiring itulah, ia pun bertekad mendalami keahlian ilmu tersebut. Diantaranya, Selamet rutin melaksanakan puasa Senin dan Kamis sejak masih duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar.

Baca: KalselPedia - Kelenteng Karta Raharja Po An Kiong Banjarmasin Kalsel, Dewa Perang Turun saat 23 Mei

Baca: Kecurigaan Asera Terbukti Anggota DPRD Kalteng Diciduk KPK, Minta Diperiksa Meski Pakai Sandal Jepit

Tidak hanya itu, di jenjang pendidikannya kelas VIII sekolah menengah pertama, Selamet juga mulai menggelar puasa 'Ngebleng'.

" Puasa Ngebleng di sini yakni puasa satu hari satu malam, tiga hari tiga malam, bahkan saya pernah puasa lima hari lima malam," ujar Selamet dengan pasti.

Namun yang menarik, dari keajaiban ditemuinya selama menjalani puasa tersebut Selamet justru juga tidak pernah kentut, kencing, buang air besar hingga tidur sekalipun hingga lima hari lima malam.

" Ritual tersebut saya lakukan di dalam kamar. Tapi bukan sekedar duduk saja, melainkan juga disertai juga membaca amalan serta zikir sesuai dengan tuntutan agama," jelasnya. (banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved