Ekonomi dan Bisnis

Menjelang Tahun Baru Imlek 2019, Ini Sektor Saham yang Direkomendasikan Analis

Menjelang tahun baru Imlek 2019 pada 5 Februari nanti. Terdapat beberapa sektor saham yang makin menggeliat.

Menjelang Tahun Baru Imlek 2019, Ini Sektor Saham yang Direkomendasikan Analis
Banjarmasinpost.co.id/Mariana
Suasana investor berkonsultasi dengan analis sekuritas, di Bursa Efek Indonesia (BEI) Banjarmasin, Senin (28/1/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menjelang tahun baru Imlek 2019 pada 5 Februari nanti. Terdapat beberapa sektor saham yang makin menggeliat.

Senior Equity Brokerage MNC Sekuritas Banjarmasin, Herry Wachiedin menuturkan, sesuai pergerakan saham yang saat ini terjadi, sektor yang dominan yakni logam dan bisnis properti mulai dari perumahan hingga konstruksi.

"Di sektor logam ada tiga yang grafiknya naik, yakni Timah Tbk (TINS), Vale Indonesia Tbk (INCO) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), untuk ke depannya cukup bagus dan cenderung naik terus," jelas Herry, sapaan akrabnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (28/1/2019).

Lebih lanjut, menurutnya, komoditas emas diyakini akan menjadi produk derivatif primadona pada tahun ini, di tengah ketidakpastian global yang belum mereda hingga sekarang dan tahun politik 2019.

Baca: Tiket Mahal Plus Bagasi Berbayar, Pedagang Banjarmasin Mengaku Keberatan, Berniat Naikkan Harga

Baca: BREAKING NEWS - Dua Bocah Kakak Adik di Banjarbaru Ini Tewas Tersambar Petir Saat Bawa Ponsel

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Pekan 24 di RCTI - MNC TV : Liverpool vs Leicester

Emas masuk salah satu produk yang diminati untuk transaksi bilateral. Pada 2019 emas masih akan menjadi andalan perseroan untuk meningkatkan volume transaksi bilateral maupun multilateral.

Selain sektor logam yang disebutkan, bisnis properti juga mengalami tren yang baik. Di antaranya Ciputra Development Tbk (CTRA), Sentul City Tbk (BKSL), Summarecon Agung Tbk (SMRA), Puradelta Lestari Tbk (DMAS), Lippo Cikarang Tbk (LPCK) dan Lippo Karawaci Tbk (LPKR).

Ditambahkannya, sektor Perbankan juga relatif naik. Dia menilai PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) merupakan saham yang paling prospektif secara teknikal untuk dimasuki saat ini.

Di tahun 2019 ini, Imlek atau tahun baru China merupakan tahun babi tanah. Kendati demikian, menurut Herry sektor saham yang dapat membawa hoki juga tergantung pada tren yang terjadi saat ini.

Sementara itu, investor lokal, Syahrani mengatakan, dirinya tidak bergantung pada prediksi saham yang hoki berkaitan dengan tahun baru Imlek.

"Properti memang lagi naik sejak Desember 2018 lalu, logam juga sebagian. Kebetulan trennya saja sedang naik," ujarnya.

Diakuinya, saat ini dia telah mempunyai saham di sektor properti, resources, otomotif. Rencana pembelian sektor yang lain masih belum ada lantaran dana habis. Sedangkan untuk saham yang ada, dia tidak berniat untuk menjual.

Sedangkan investor lainnya, M Aditya mengaku, membeli dan menjual saham atas rekomendasi analis dan teman-temannya, sehingga tidak terpengaruh tahun baru Imlek. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved