Kriminalitas Tabalong

Wanita Hamil yang Tewas itu Berusia 18 Tahun, Benarkah Dibunuh Pacar yang Masih di Bawah Umur?

Misteri mayat perempuan yang ditemukan mengapung di Sungai Tabalong Desa Pudak Setegal Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong akhirnya terkuak.

Wanita Hamil yang Tewas itu Berusia 18 Tahun,  Benarkah Dibunuh Pacar yang Masih di Bawah Umur?
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Proses evakuasi penemuan mayat dari Rsud Baddaruddin Tanjung menuju RSUD Baddaruddin di Desa Maburai 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Misteri mayat perempuan yang ditemukan mengapung di Sungai Tabalong Desa Pudak Setegal Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong akhirnya terkuak.

Dia berinisial RD (18) warga Desa Murung Karangan Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong.

Saat ditemukan di sungai belakang masjid tak jauh dari Pasar Kelua, Rabu (30/1), mayat dalam kondisi melahirkan bayi perempuan yang juga meninggal dunia.

Polres Tabalong pun pada Sabtu (2/2) siang menangkap seorang laki-laki yang diduga menghilangkan nyawa korban.

Dia berinisial MR (16) warga Desa Paliat Kecamatan Kelua.

Baca: 14 Tersangka Pesta Sabu Memenuhi Sel Tahanan Polda Kalsel, Ada Mahasiswa hingga Buruh Pelabuhan

Baca: Aroma Tidak Sedap dari Dalam Kardus Bikin Jarudin Penasaran, Setelah Dibuka Isinya Menyayat Hati

Baca: Kabar Raffi Ahmad Resmi Menikahi Ayu Ting Ting Ditanyakan Anji Manji, Suami Nagita Slavina Bereaksi

Baca: Isi Hati Gisella Anastasia Terungkap Lewat Lagu Terbarunya, Terkait Cerai dengan Gading Marten?

Baca: Nasihat Hotman Paris pada Ayah Vanessa Angel Soal Cara Mendidik Anak Setelah Kasus Prostitusi Artis

Kapolres AKBP Hardiono SIK melalui Kasubbaghumas Iptu H Ibnu Subroto saat dikonfirmasi menjelaskan penangkapan dilakukan petugas gabungan Opsnal Satreskrim Polres Tabalong dan Polsek Kelua di bawah pimpinan Kapolsek Kelua Ipda H Tri Susilo.

Saat ini MR menjalani pemeriksaan.

Kasatreskrim Polres Tabalong Iptu Matnur SH mengatakan identitas korban terungkap setelah orangtuanya mengenali ciri-ciri korban seperti pakaian dan anting-anting.

Dari sinilah polisi melakukan penyelidikan hingga muncul nama MR.

Penangkapannya disaksikan oleh warga sekitar.

Seorang warga yang tinggal di sekitar rumah tersangka saat ditemui Metro Banjar mengatakan MR dan RD memang berpacaran.

Iptu Matnur saat wawancara dengan harian ini mengaku prihatin. Terlebih tersangka masih di bawah umur dan berstatus pelajar.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat Tabalong khususnya para orangtua agar lebih peka terhadap gerak-gerik dan perilaku anak. Senantiasa mengawasi serta memberikan bekal agama agar anak kita tidak tergelincir melakukan hal-hal yang melanggar norma susila maupun norma hukum,” kata Matnur.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved