Asal Usul Pembalut Wanita, Awalnya untuk Prajurit di Medan Perang

Bebicara tentang penemuan yang mengubah dunia perempuan, salah satunya adalah pembalut menstruasi.

Asal Usul Pembalut Wanita, Awalnya untuk Prajurit di Medan Perang
shutterstock
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Perempuan di dunia selalu memperingati International Women's Day pada 8 Maret.

Bebicara tentang penemuan yang mengubah dunia perempuan, salah satunya adalah pembalut menstruasi.

Tak bisa dipungkiri, pembalut sekali pakai adalah teknologi yang mengubah cara seluruh perempuan di dunia menangani "tamu" bulanan mereka.

Tapi tentu saja, pembalut sekali pakai tidak begitu saja tercipta.

Ada sejarah panjang tentang benda yang satu ini.

Masa Kuno

Dalam sejarah, pada awal abad ke-4 di Yunani Kuno, pembalut pra-modern telah digunakan.

Saat itu, perempuan menggunakan kain untuk menampung darah kewanitaannya.

Selain kain, mereka juga menggunakan kapas atau wol domba dalam pakaian mereka untuk membendung aliran darah menstruasi.

Pemikir Yunani terkemuka Hypatia bahkan melemparkan kain bekas menstruasi tersebut kepada para pengagum laki-lakinya untuk mengusir mereka.

Halaman
1234
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved