Kriminalitas Regional

Usai Puaskan Kekasihnya yang Berusia 75 Tahun, Pria Ini Bunuh dan Pereteli Perhiasan Sang Nenek

Dari rekonstruksi, terungkap kronologi pembunuhan yang dilakukan pemuda asal Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, itu bersama AS (26), rekannya.

Usai Puaskan Kekasihnya yang Berusia 75 Tahun, Pria Ini Bunuh dan Pereteli Perhiasan Sang Nenek
KOMPAS.com/AGUS FAUZUL HAKIM
Salah satu adegan saat dua tersangka menjual emas hasil pembunuhan dan perampokan terhadap Sukinem di Kelurahan Kemasan Kota Kediri, Jawa Timur, Jumat (5/4/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KEDIRI - DA (27) menjalani rekonstruksi dugaan pembunuhan Sukinem, nenek berusia 75 tahun yang juga merupakan kekasihnya di sebuah indekos yang merupakan lapak kios yang disewa Sukinem di Pasar Setonobetek Kota Kediri, Jawa Timur.

Dari rekonstruksi, terungkap kronologi pembunuhan yang dilakukan pemuda asal Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, itu bersama AS (26), rekannya.

DA dan AS ditangkap polisi pada 13 Februari 2019, sedangkan pembunuhan yang dilatarbelakangi penguasaan harta itu terjadi pada 28 Januari 2019.

Dari pemeriksaan petugas, DA diketahui mempunyai hubungan khusus dengan Sukinem yang berprofesi pengusaha jual beli barang rongsokan. Hubungan spesial itu terjadi sejak tahun 2013 lalu.

Ini yang membuat DA sering datang ke Sukinem. Apalagi setiap kali usai apel, DA kerap mendapatkan uang maupun sekedar jamuan makan dari Sukinem.

Baca: Jelang MotoGP Amerika 2019 - Rentetan Hasil Minor, Johann Zarco Tak Mau Ubah Gaya Ngebutnya

Baca: Pesan Adik dan Ayah Gading Marten Rasakan Kesedihan Ayah Gempita Pascapisah Dari Gisella Anastasia

Baca: Ingat! 7 Smartphone Xiaomi Ini Tak Lagi Bisa Update, Lihat Daftarnya di Bagian Tengah Berita

Begitu juga dengan kedatangannya pada hari pembunuhan itu, DA juga melakukan hubungan badan sebelum akhirnya membunuh Sukinem menggunakan kain kerudung dan tali.

Setelah pembunuhan itu, DA kemudian mengambil barang-barang berharga berupa uang tunai Rp 1,6 juta serta mempreteli perhiasan yang dikenakan Sukinem.

DA lantas meninggalkan mayat Sukinem menuju Alon-alon Kota Kediri untuk menemui AS yang telah menunggunya di sana. AS ini pula yang sebelumnya mengantar DA ke indekos Sukinem.

Seusai melakukan aksinya, DA dan AS menjual perhiasan emas hasil rampasan itu di wilayah Kelurahan Kemasan Kota Kediri. Hasil dari kejahatan itu mereka bagi berdua.

Atas perbuatannya itu, keduanya dijerat dengan pasal yang berbeda. DA dikenakan pasal 339 KUHP atau pasal 365 ayat 3 KUHP sedangkan AS dijerat pasal 339 juncto pasal 56 KUHP atau pasal 365 ayat 3 juncto pasal 56 KUHP.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kediri Kota Ajun Komisaris Andy Purnomo mengatakan, rekonstruksi itu menggambarkan bagaimana pembunuhan itu direncanakan, pembunuhan dilakukan, hingga yang dilakukan tersangka selepas pembunuhan.

"Jadi, sesuai urutan perbuatan total ada 27 adegan," ujar Andy, Jumat (5/4/2019)

Rekonstruksi itu, menurut Andy, merupakan upaya maksimal penyidikan yang dilakukan pihaknya agar berkas perkara semakin sempurna.

Berita Ini Juga Ada di KOMPAS.COM

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved