Berita Kalteng

Pengendara Revo Tewas Usai Hantam Beton Jembatan di Palangkaraya, Ternyata Ini Penyebabnya

Pengaruh minuman keras menyebabkan ZH (31) tewas saat mengendarai sepeda motor Revo dengan nopol , KH 6736 TR, Sabtu (6/4/2019) malam.

Pengendara Revo Tewas Usai Hantam Beton Jembatan di Palangkaraya, Ternyata Ini Penyebabnya
Internet/tribunjatim
Ilustrasi Tewas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pengaruh minuman keras menyebabkan ZH (31) tewas saat mengendarai sepeda motor Revo dengan nopol , KH 6736 TR, Sabtu (6/4/2019) malam.

Dia berkendaraan dalam keadaan mabuk minuman keras sehingga tidak terkontrol hingga menabrak pembatas beton jembatan di Jalan Sisingamangaraja, Kota Palangkaraya.

Saat menabrak beton pembatas jembatan warga yang banyak melewati jalan tersebut bingung, karena ZH tiba-tiba saja, melaju dengan kecepatan tinggi dan kendaraannya menghantam beton jembatan tersebut."Saat kejadian dia langsung terjatuh tertelungkup di aspal jalan," ujar Ucup salah satu pedagang setempat, Minggu (7/4/2019)

Menurut dia, saat korban jatuh warga berdatangan menghampirinya dan akhirnya berusaha di larikan ke rumah sakit, karena saat itu korban tidak sadarkan diri."Saat dibawa ke rumah sakit, dia kemudian meninggal dunia, diduga akibat pendaraan dalam dampak dari bagian kepalanya yang menghantam beton jembatan," ujarnya.

Baca: H Abidin Belum Tentukan Siapa yang Diusung Sebagai Pasangan A Chairansyah untuk Memimpin HST

Baca: Ibu Muda Cantik Asal Banjarmasin Ini Melaju ke Top 12 Masterchef Indonesia 2019

Menurut keterangan warga, saat tubuhnya diangkut ke rumah sakit, dari mulut korban berbau miras, sehingga warga menduga, saat mengendarai sepeda motor ZH dalam keadaan mabuk."Memang menurut informasi mulutnya bau miras," ujarnya.

Sementara, Kasat Lantas Polres Palangkaraya AKP Anang Hardyanto melalui, Kanit Laka Aiptu Tri, menyebut, ZH diduga berkendaraan dalam keadaan mabuk miras, sehingga tidak terkontrol ketika lewat TKP, dan sepeda motornya menghantam betok jembatan, hingga mengakibatkannya meninggal dunia.

"Kendaraannya sempat diamankan petugas , sedangkan korban sempat di bawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah untuk diberikan pertolongan namun belum sempat ditangani pihak rumah sakit, sudah meninggal dunia, sehingga oleh keluarganya dibawa pulang," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved