Berita Tabalong

Usai Kebakaran, Siswa SMPN 2 Upau Tabalong terpaksa Pinjam Ruangan untuk Belajar

Pasca kebakaran yang terjadi di SMPN 2 Upau pihak sekolah dibantu warga mulai membersihkan sisa kebakaran.

Usai Kebakaran, Siswa SMPN 2 Upau Tabalong terpaksa Pinjam Ruangan untuk Belajar
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurnia Wati
Pasca kebakaran yang terjadi di SMPN 2 Upau 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Pasca kebakaran yang terjadi di SMPN 2 Upau pihak sekolah dibantu warga mulai membersihkan sisa kebakaran. Beberapa barang yang masih bisa diselamatkan diamankan di ruangan yang tidak ikut kebakar.

Kepala Dinas Pendidikan Akhmad Rizali Noor mengatakan masih ada cukup ruang kelas yang tidak terbakar sehingga bisa digunakan untuk belajar siswa.

"Proses belajar mengajar masih bisa dilakukan menggunakan ruangan yang tidak terbakar, sementara beberapa kelas digabung," ujarnya.

Ruangan yang terbakar adalah Ruang guru dan kantor kepala sekolah serta tiga ruang belajar yaitu kelas VIII A B dan C. Akhmad Rizali Noor mengatakan untuk ruang kelas VII dan IX masih mampu menampung untuk proaes belajar siswa.

Baca: Terungkap Hal Paling Miris Dialami Jessica Iskandar, Pernah Alami Pelecehan Seksual, Jedar Trauma!

Baca: 3 Orang Tewas Ketika Pesawat Tabrak 2 Helikopter saat Lepas Landas di Bandara Paling Sulit di Dunia

Meski demikian Dinas Pendidikan juga twlah mebyusun laporan dan kerusakan apa saja pasca kebakaran. Selain ruang kelas kebakaran juga mebghanguskan beberapa peralatan sekolah seperti meja, kursi, alat tulis kantor dan beberapa berkas sekolah.

"Seluruh kerusakan yang ditimbulkan kami laporkan serta kerugian yang diakibatkan, laporan diserahka kepada Bupati untuk mengambil kebijakan lebih lanjut," ujarnya.

Untuk sementara siswa kelas VIII menggunakan ruang kelas IX untuk proses belajar mengajar, mengingat saat iji siswa kelas IX sudah tidak aktif belajar dan fokus pada plaksanaan UNBK.

Dengan terjadinya musibah kebakaran juga tidak mengganggu proses UNBK karena kegiatan UNBK dilaksanakan di SMA 1 Upau yang letaknya juga tak terlalu jauh.

"Perangkat komputer dan server juga berhasil diamankan sehingga tidak akan mengganggu UNBK," ujarnya, minggu (14/04/2019). Rencananya Dinas Pendidikan akan kembali memantau kondisi sekolah dan akan meninjau bantuan apa yang diperlukan secara cepat dan bisa diberikan oleh dinas pendidikan.

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved