Kuliner
Bergabung dengan GrabFood Pesanan Tambah Banyak, Mami Pun Wujudkan Syukur dengan Berbagi
Untuk memanjakan lebih banyak lidah, GrabFood telah menghadirkan lebih banyak pilihan merchant ke dalam aplikasinya.
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Kehadiran jasa pesan-antar makanan telah banyak membantu kegiatan sehari-hari masyarakat.
Hanya dengan beberapa kali klik, makanan yang Anda inginkan akan tiba langsung di depan pintu Anda. Untuk memanjakan lebih banyak lidah, GrabFood telah menghadirkan lebih banyak pilihan merchant ke dalam aplikasinya.
Alhasil, pertumbuhan volume pengiriman yang meningkat hampir 10 kali lipat pada tahun 2018. Layanan pesan antar makanan GrabFood juga telah dapat dinikmati di 178 kota di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke!
Bukan saja membantu pelanggan, GrabFood juga membantu para merchant untuk meningkatkan jumlah penjualan mereka.
Salah satunya adalah Warung Banjar Pekapuran Laut di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Baca: Pemko Banjarbaru Dapat Bantuan CCTV dari Bank Kalsel
Baca: Nasib Rey Utami dan Suami Setelah Sebarluaskan Video Galih Ginanjar tentang Fairuz A Rafiq
Baca: Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin Tetapkan Enam Anak Sekolah Jadi Duta Karantina
Baca: Mendadak Vanessa Angel Batal Ziarahi Makam Ibunya, Artis yang Sempat Terjerat Prostitusi Ungkap Ini
Mami, panggilan akrab pemilik Warung Banjar Pekapuran Laut, mengakui kehadiran GrabFood membawa perubahan besar bagi bisnis warungnya yang telah ia dirikan sejak lima tahun lalu.
“Saya bergabung dengan GrabFood satu setengah tahun yang lalu dan bisnis saya telah meningkat drastis. Omzet harian saya meningkat sebesar 100%, berkat jangkauan luas yang bisa ditawarkan melalui platform online,” jelas Mami, Senin (1/7/2019).
Sebagai bentuk rasa syukur karena bisnisnya semakin berkembang pesat sejak bergabung dengan GrabFood, Mami secara rutin juga membagikan makanan Warung Banjar Pekapuran Laut ke berbagai panti asuhan lokal setempat setiap hari Jumat.
“Saya cuma ingin berbagi saja, soalnya anak yatim tidak bisa makan makanan yang mereka inginkan, makanya saya tergerak untuk berbagi meski sederhana. Rasanya sangat bahagia kalau kita berbagi hasil kerja keras kita karena itu juga menjadi bentuk rasa syukur,” kata Mami.
Tak cuma berhenti di panti asuhan lokal setempat, Mami juga kerap berbagi masakannya kepada para mitra pengemudi GrabFood dan juga tetangganya.
“Pas tahu dikasih makanan gratis, tentu mereka sangat senang. Saya juga gembira karena bisa berbagi,” tambahnya.
Terkait mekanisme pembagian makanan, Mami menjelaskan kalau pembagian makanan dilakukan dengan cara berbeda-beda.
“Kadang-kadang dibantu dengan mitra pengemudi GrabFood untuk diantar ke panti asuhan. Kadang-kadang kita juga antar sendiri,” terang Mami.
Warung Banjar Pekapuran Laut sendiri menjual makanan rumahan yang dijual dalam waktu berbeda. Kalau pagi, warung menawarkan menu sarapan seperti Nasi Kuning dan Lontong. Sedangkan siang hari, warung menjual makanan Ikan Bakar dan Goreng.
“Yang selalu menjadi favorit adalah Ikan Patin, Ikan Haruan, Ikan Peda, dan Ikan Nila,” tandasnya. Menariknya, Mami tidak cuma menjalani bisnis warung makan saja, tapi juga memiliki bengkel spesialis teralis pagar rumah.