Penyesatan bagi Remaja

Dewasa ini, Valentine Day sudah menjadi bagian hidup remaja modern. Tanggal 14 Februari dianggap hari sakral untuk mengungkapkan rasa kasih sayang sepenuh hati kepada orang-orang yang dicintai.

Oleh: Masroliyan Nor
Guru MAN 1 Paringin Balangan

Dewasa ini, Valentine Day sudah menjadi bagian hidup remaja modern. Tanggal 14 Februari  dianggap hari sakral untuk mengungkapkan rasa kasih sayang sepenuh hati kepada orang-orang yang dicintai. 
 
Sebagai ungkapan kasih sayang itu, berbagai atribut yang bergambar hati mulai dari gantungan kunci, kado, kartu ucapan hingga kue-kue marak di pasaran, mal, hotel, vila dan sebagainya.
 
Menurut Abu Al-Ghifari Valentine Day tak lebih dari hari pelacuran yang terselubung. Di hari itu pasangan muda-mudi yang tengah kerajingan cinta saling mengungkapkan cinta, bermesraan, dan suka cita di tempat-tempat romantis yang telah mereka persiapkan. 
 
Di hari itulah sang pacar harus rela menyerahkan tanda cinta termasuk ‘keperawanannya’ demi kasih sayang yang langgeng.
 
Valentine Day sudah menyimpang dari makna kasih sayang. Sebuah penyesatan bagi remaja modern, seolah-olah kasih sayang hanya tertumpah dalam satu hari dan hari-hari berikutnya boleh berbuat sekehendak hati saja. Apalagi dengan memperhatikan cara-cara remaja merayakannya sungguh jauh dari nilai-nilai kemanusiaan.
 
Menelusuri asal mula ternyata bukanlah berasal dari ajaran Islam. Ini merupakan sebuah perayaan untuk menghormati sang tokoh, St Valentinus. martyr yang karena pengorbanannya dalam menyebarkan ajarannya. 
 
Dalam Islam, makna kasih sayang itu adalah hal yang universal. Hal ini berkaitan dengan sifat rahman dan rahim Allah kepada hamba-Nya. Setiap umat Islam tidak harus menjadikan hari, minggu, bulan atau tahun dalam merayakan kasih sayang. Setiap saat kita bisa memberikan kasih sayang tersebut kepada semua makhluk tuhan di muka bumi ini.
 
Islam adalah agama kasih sayang. Rasulullah sebagai suri tauladan umat di muka bumi ini telah mengajarkan kepada kita bagaimana menjalankan kasih sayang itu kepada sesama manusia.
 
Kasih sayang dalam Islam tidak mengenal waktu, jarak dan tempat. Bentuk kasih sayang bisa kita berikan kepada teman, sahabat, kerabat, bawahan atau atasan ditempat kerja, dan tidak memandang perbedaan agama, suku dan ras. 
 
Berpijak dari semua itu, kiranya tidak layak orang Islam ikut-ikutan menjadikan Valentine Day sebagai hari kasih sayang.(*)

Tema minggu ini: Perayaan Hari Valentin Budaya Luar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved