Ujian Nasional 2013
Tinjau Ujian Nasional, Empat Mobil Penyok
Pemantauan pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SLTA yang dilakukan oleh Wali Kota
Penulis: Fathurahman | Editor: Halmien
BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemantauan pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SLTA
yang dilakukan oleh Wali Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, bersama
rombongan Unsur Koordinasi Pimpinan Daerah setempat di Kecamatan
Bukitbatu, Palangkaraya, Senin (15/4) diwarnai insiden tabrakan
beruntun.
Konvoi mobil yang ingin balik ke Pemko Palangkaraya, usai memantau pelaksaan UN di daerah pinggiran kota ini secara tiba-tiba geger karena saat berada di Jalan Tjilik Riwut km 20
mobil patwal berhenti tiba-tiba, karena ada truk yang ingin belok memotong jalan.
Kondisi ini tiba tiba membuat mobil rombongan yang ada di belakangnya menghantam mobil yang ada di depannya secara beruntun, sehingga beberapa mobil mengalami kerusakan, diantaranya, mobil Ketua Komisi III (Bidang Pendidikan) DPRD Kota Palangkaraya, Muhammad Faisal, Mobil Kadisdikpora Ikhwanuddin,, Mobil Kabid Pendidikan Formal Non Formal Disdikpora Kota Palangkaraya, Sonto dan Mobil Sekdako Sanijan S Toembak, yang juga penyok bagian belakangnya.
"Kami tidak sadar, jika mobil yang ada didepan kami tiba-tiba mendadak berhenti, sehingga mobil yang saya kendarai langsung menghantam, mobil Kadisdikpora yang ada di bagian depan," kata Asep, sopir Mobil Ketua Komisi III yang saat itu menabrak paling awal mobil Kadisdikpora, sehingga mobil tersebut juga menghantam mobil lainnya.
Meski terjadi kecelakaan mobil beruntun dalam pemantauan UN di sekolah pinggiran Palangkaraya tersebut, tetapi tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu, semua sopir dan penumpang dalam kendaraan selamat, hanya empat mobil penyok dalam kejadian tersebut.
Konvoi mobil yang ingin balik ke Pemko Palangkaraya, usai memantau pelaksaan UN di daerah pinggiran kota ini secara tiba-tiba geger karena saat berada di Jalan Tjilik Riwut km 20
mobil patwal berhenti tiba-tiba, karena ada truk yang ingin belok memotong jalan.
Kondisi ini tiba tiba membuat mobil rombongan yang ada di belakangnya menghantam mobil yang ada di depannya secara beruntun, sehingga beberapa mobil mengalami kerusakan, diantaranya, mobil Ketua Komisi III (Bidang Pendidikan) DPRD Kota Palangkaraya, Muhammad Faisal, Mobil Kadisdikpora Ikhwanuddin,, Mobil Kabid Pendidikan Formal Non Formal Disdikpora Kota Palangkaraya, Sonto dan Mobil Sekdako Sanijan S Toembak, yang juga penyok bagian belakangnya.
"Kami tidak sadar, jika mobil yang ada didepan kami tiba-tiba mendadak berhenti, sehingga mobil yang saya kendarai langsung menghantam, mobil Kadisdikpora yang ada di bagian depan," kata Asep, sopir Mobil Ketua Komisi III yang saat itu menabrak paling awal mobil Kadisdikpora, sehingga mobil tersebut juga menghantam mobil lainnya.
Meski terjadi kecelakaan mobil beruntun dalam pemantauan UN di sekolah pinggiran Palangkaraya tersebut, tetapi tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu, semua sopir dan penumpang dalam kendaraan selamat, hanya empat mobil penyok dalam kejadian tersebut.