Berita Kaltara

Beraksi Lagi Curi Sound System Masjid, Pria di Nunukan Didor Polisi

pria berinisial A (38) didor di kaki setelah melakukan pencurian sound system masjid, dan mencoba kabur saat diamankan polisi

Editor: Hari Widodo
TribunKaltara.com/HO-Ipda Sunarwan
PENCURIAN - Pelaku pencurian sound system masjid diamankan aparat Polsek Sebatik Timur setelah tertangkap saat hendak kembali beraksi di Masjid As-Sidiq, Nunukan, Jumat (10/4/2026). Seorang pria di Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan ditembak polisi usai dua kali gasak sound system masjid. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, NUNUKAN –  Berupaya kabur usai aksinya diketahui polisi, seorang pria berinisial A (38) mendapatkan hadiah timah panas di kaki setelah melakukan pencurian sound system masjid, dan mencoba kabur saat diamankan polisi.

Aksi pria di Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) itu bukanlah yang pertama kali. Pelaku, melakukan aksinya dua kali.

Pelaku diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Sebatik Timur pada Jumat, (10/4/2026) malam di Masjid As-Sidiq, Desa Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Aksi pencurian pertama kali terjadi pada Senin (6/4/2026), saat satu set sound system masjid dilaporkan hilang. 

Baca juga: Pelaku Pencurian Sepeda Motor Diamuk Massa hingga Tewas, Rekan Pelaku Alami Luka-luka

Tak kapok, pelaku kembali beraksi pada Jumat (10/4/2026) dini hari, dan kembali menggondol sound system serta satu unit kipas angin.

 Akibat kejadian tersebut, pihak masjid mengalami kerugian hingga sekitar Rp12 juta.

Kasus ini kemudian dilaporkan oleh warga setempat, Abdul Rahman (38), yang juga merupakan pengurus masjid.

Saat polisi melakukan penyelidikan di lokasi pada sore harinya, pelaku justru kembali muncul di area masjid dan diduga hendak melakukan pencurian lagi.

Tanpa membuang waktu, petugas bersama warga langsung mengamankan pelaku di tempat.

Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui seluruh perbuatannya, termasuk aksi pencurian sebelumnya.

Namun, drama terjadi saat polisi melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti.

Dalam perjalanan kembali ke kantor polisi, pelaku tiba-tiba berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan terhadap petugas.

Polisi sempat memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan oleh pelaku.

Akhirnya, petugas mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak bagian kaki pelaku hingga berhasil dilumpuhkan.

Pelaku kemudian dilarikan ke Puskesmas Sungai Nyamuk, untuk mendapatkan perawatan medis sebelum kembali diamankan.

Sumber: Tribun kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved