100 Perias Pengantin Banjar Kumpul Bahas Pelestarian Adat
"Kita tak ingin penganten Banjar yang asli hilang oleh pakaian penganten yang telah termodifikasi. Kami ingin mempertahankan dan melestarikannya"
Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Mustain Khaitami
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebanyak 100 orang perias pengantin dari Barabai (HST), Balangan, Martapura (Banjar), Rantau (Tapin), Pelaihari (Tanah Laut), Amuntai (HSU) dan Banjarmasin Sosialisasi Tata Rias Pengantin (TRP) Bagajah Gamuling Baular Lulut, Ba'amang Galung Pancar yang diselenggaraka Dewan Pimpinan
Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (Harpi) Melati Kalsel di Gedung KNPI Kalsel, Senin (30/11/2015).
Menurut Ketua Dewan Pimpinan Himpunan Ahli Ras Pengantin Indonesia Kalsel, Hj Dharmatasiah, tujuan sosialisasi ini untuk mengangkat budaya Banjar, khususnya adat istiadat pengantin Banjar.
"Kita tak ingin penganten Banjar yang asli nanti hilang oleh pakaian penganten yang telah termodifikasi. Kami ingin mempertahankan dan melestarikannya dan itu tugas kami," katanya.
Ditambahkan dia, dalam merias penganten Banjar jangan asal-asalan tapi motifnya sesuai dengan pakem yang sudah ada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/sosialisasi-rias-pengantin-banjar_20151130_121745.jpg)