Pesona Padang Rumput Bukit Telang Pelaihari: Dilihat dari Atas bak Jalan Semut
Pemandangan padang rumput luas yang hijau menghampar dan berbukit-bukit menjadi panorama khas bukit ini.
Penulis: Yayu Fathilal | Editor: Ernawati
Di pondok atau rumah Paman Musa ini ada warung kecil tempatnya berjualan makanan ringan seperti mi rebus.
“Warung makan cuma di situ. Kalau kami menginap di bukit itu, berkemah, sehingga kami membawa bekal sendiri,” ujarnya.
Setelah dari pondok Paman Musa, mereka melanjutkan lagi perjalanan ke Bukit Telang dengan berjalan kaki.
Pemandangan di sepanjang jalan berupa hutan dan perkebunan sawit sebelum mereka mencapai kaki bukit itu.

Lalu bagaimana dengan kondisi jalannya? Katanya rusak sekali.
“Pas memasuki kawasan perkampungan dan kebun sawit itu jalannya beraspal, tetapi pas sudah ke sininya jalannya rusak, berpasir dan tanah liat gitu,” sebutnya.
Di sana tidak bisa dilewati kendaraan umum, jalannya pun kecil.
Karena aksesnya yang sulit, hanya bisa untuk sepeda motor.
Tiba di bukit itu, mereka berjalan kaki menuju puncaknya melalui jalan setapak yang disebut mereka jalan semut tersebut.
“Kalau naik sepeda motor sepertinya bisa juga menuju ke puncak bukit itu, tetapi harus sepeda motor trail karena kondisi jalannya sepertinya cocoknya buat sepeda motor jenis itu saja,” ujarnya.
Selama bermalam di sana, dia dan teman-temannya benar-benar menikmati kebersamaan dan keindahan alamnya.
Mereka berkemah dan memasak makanan di atas sana. “Kami membawa beras dan telur, disimpan di botol. Kalau mau berkemah di sini dan mau yang lebih praktis bisa membawa mi instan,” lanjutnya.
Selama di sana, dia mengaku tidak buang air karena susah lingkungannya, tidak ada toilet atau tempat yang bisa ditumpangi untuk membuang hajat.
“Bisa saja sih kalau mau bersusah payah lagi turun bukit ke hutan untuk buang air, harus berjalan kaki dulu selama satu jam dan lebih jauh lagi dari rumahnya Paman Musa. Yang penting kan asal jauh dari kerumunan orang saja,” sebut pemuda penyuka fotografi ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bukit-telang-pelaihari_20160108_154640.jpg)