Suatu Pagi di Gurun Sahara
Tempat ini juga penuh pesona. Memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
BANJARMASINPOST.CO.ID - Gurun Sahara tak hanya penuh misteri dengan keberadaan piramida yang berbeda dengan yang ada di Mesir.
Tempat ini juga penuh pesona. Memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Vivien Cumming dari BBC menulis tentang Sahara saat menghabiskan malam di tengah gurun tersebut.
Berikut ceritanya:
Bangun di bawah panas matahari di wajah saya dan berjuang untuk membuka mata saya, saya melirik seluruh berkarat Gurun Sahara untuk melihat apakah ada orang yang mengaduk.
Saya bepergian dengan sekelompok kecil teman-teman, dan kami telah menghabiskan malam tidur di bawah bintang-bintang dengan hanya pasir lembut untuk kasur.
Semua orang masih tertidur, aku memanjat gundukan besar untuk mendapatkan sesuatu yang menarik di sini.
Beberapa kilometer jauhnya, terlihat ratusan piramida besar. Ada juga bekas yang ditinggalkan wisatawan yang sebelumngnya berkunjung. 
Vivien Cumming/BBC
Piramida yang hilang di Sudan
Dari 2600 SM sampai sekitar 300 Masehi, daerah ini dikenal sebagai Nubia kuno diperintah oleh Kushites. Banyak ritual mereka, seperti mengubur raja dan ratu mereka di piramida.
Ada lebih dari 250 piramida di sepanjang Sungai Nil di Sudan.

Vivien Cumming/BBC
Perjalanan kembali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/gurun-sahar_20160121_122942.jpg)