Danau "Perawan" Destinasi Menawan di Bumi Sanggam
Jauh hari sebelum Kabupaten Balangan terbentuk belasan tahun lalu, Danau Baruh Bahinu telah ada.
Penulis: Elhami | Editor: BPost Online
Bagi yang berkunjung ke Danau Baruh Bahinu juga tak perlu mengeluarkan uang, karena pemerintah setempat belum melakukan pungutan.

Saat ini Pemkab Balangan mulai mempersiapkan pembenahan, mulai dari fasilitas serta pemberdayaan masyarakat sekitar.
Anda gemar memancing? Tak ada salahnya ketika pelesiran ke Danau Baruh Bahinu sekaligus membawa alat pancing, karena tempat ini selain menyuguhkan eksotisme panorama alam, juga menyimpan kekayaan hayati.
Di danau setempat masih sangat banyak populasi ikan air tawar khas Banua. antara lain Ikan Haruan (Gabus) dan Papuyu. juga ada Ikan Nila dan Patin.
Danau Baruh Bahinu memang masih alami sehingga jadi habitat yang menyenangkan bagi ikan untuk berkembangbiak.
Apalagi areanya sangat luas mencapai 10 hektare.
Luasan area daratan di pesisirnya sekitar lima hektare.
Hingga sekarang tempat ini juga masih dimanfaatkan masyarakat sekitar, terutama warga sekitar untuk membudidayakan ikan tambak secara alami. Juga tempat untuk memancing, melunta (menjala) ikan.
Penuturan warga sekitar, air Danau Baruh Bahinu sejak dulu tak pernah kering.
Saat kemarau panjang, paling cuma mengalami penurunan debit, itu pun tak seberapa.
"Danau ini sampai sekarang masih 'perawan' karena memang belum pernah terjamah oleh kegiatan pembangunan atau sejenisnya," ucap seorang warga.
Tempat ini jadi perhatian telah jadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Balangan.
Tahun ini (2016) pemerintah setempat berencana melakukan pengembangan secara bertahap.
Fasilitas wisatanya akan dilengkapi demi kenyamanan pengunjung.
Pelaksanaan teknisnya bakal dilakukan ramah lingkungan sehingga tak merusak keperawanan danau tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/danau-perawan-07_20160123_210851.jpg)