Microsoft Tenggelamkan Data Center ke Laut, Apa Alasannya ya?

alat pendingin peredam panas itu akan menyedot banyak energi listrik. Hal ini tentu tak sejalan dengan kampanye pendiri Microsoft Bill Gates

Editor: Ernawati
New York Times
Microsoft mau buat data center bawah laut 

Microsoft telah melakukan percobaan penempatan kapsul berdiameter 8 kaki selama 105 hari. Kapsul itu diletakkan 30 kaki di bawah permukaan perairan Samudera Pasifik, di pantai lepas California Tengah dekat San Luis Obispo, AS.

Kapsul bawah laut itu dibenamkan 100 sensor berbeda untuk mengukur tekanan, kelembaban, gerakan, dan hal-hal lainnya. Tujuannya agar peneliti memahami kondisi pengoperasian bawah laut.

Pengontrolan dilakukan dari kampus Microsoft. Menurut tim proyek, hasil percobaan bisa dibilang sukses, bahkan di atas ekspektasi. Kendati demikian, peneliti belum mengungkap hasilnya secara detil.

Yang jelas, hasil itu memacu para teknisi memperpanjang waktu eksperimen. Mereka bahkan menjalankan pemrosesan data komersil dari layanan komputasi cloud Microsoft Azure.

Sejalan dengan itu, tim peneliti kini merancang sistem bawah laut baru yang bakal tiga kali lipat lebih besar. Menurut teknisi Microsoft, percobaan kedua akan dimulai tahun depan. Kemungkinan dilakukan di dekat Florida atau Eropa Utara.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved