Agama Baha'i Masuk Indonesia, Keluarga Ini Jadi Penganut
Sejak keberadaan penganut agama Baha'i diketahui beberapa waktu lalu, tidak terdengar ada gesekan antar pemeluk agama.
BANJARMASINPOST.CO.ID, SIAK - Agama Baha'i mulai berkembang di Tanah Air. Siapa nyana, agama yang mengkultuskan Bahaullah sebagai pembawa risalah Tuhan itu ternyata sudah sampai ke Kabupaten Siak.
Satu keluarga penganut agama Baha'i adalah Tosan. Mereka tinggal di Kecamatan Dayun. Hidup berdampingan dengan penganut agama mayoritas, yakni Islam.
Keluarga Tosan juga tampak tidak terganggu sebagai minoritas terkecil. Begitu pula sebaliknya, penganut agama mayoritas dan agama lain yang diakui negara juga tidak merasa terganggu.
Sejak keberadaan penganut agama Baha'i diketahui beberapa waktu lalu, tidak terdengar ada gesekan antar pemeluk agama.
Kementerian Agama Kabupaten Siak justru mengharapkan agar kerukunan antar umat beragama itu tetap terjaga dengan baik.
"Kita sudah memiliki data-data penganut agama Baha'i itu. Penganut agama itu dilindungi, karena bukan merupakan aliran atau cabang paham dari agama Islam atau agama lainnya," kata Kepala Kantor Kemenag Siak Muharom, Minggu (7/2/2016).
Dia menjelaskan, di Siak baru satu keluarga Tosan yang menganut agama Baha'i. Sama halnya dengan penganut Baha'i di tempat di lain di tanah air, mendapat perlindungan namun tidak diakui.
"Hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara sama dengan hak dan kewajiban agama lain yang diakui. Hanya sifatnya memberikan perlindungan," kata dia.
Sementara terkait administrasi kependudukan, penganut agama Bahai belum bisa mencantumkan agama itu, baik di Kartu Keluarga maupun di KTP.
Diceritakan Muharom, agama Baha'i adalah agama yang berkembang dari Persia, dengan mengkultuskan Bahaullah sebagai pembawa risalah dari Tuhan, sehingga mereka tidak mengakui Nabi Muhammad.
"Agama ini berkembang dan sudah banyak di Indonesia. Agama ini dibawa para saudagar dari Persia," kata dia.
Sedangkan alasan dilindunginya agama yang masih terdengar ganjil itu sesuai dengan amanat pasal 29 UUD 1945.
Untuk itu, Muharom dan jajarannya akan berkunjung ke keluarga penganut agama Bahai tersebut.
Kunjungan itu dalam rangka melihat lebih jauh aktivitas keagamaan keluarga Tosan.
Lahir di Persia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/agama-bahai_20160209_104451.jpg)