Si Kembar Meregang Nyawa saat Si Jago Merah Membakar Rumahnya

"Dua-duanya ditemukan di dalam kamar mereka. Mereka ini kembar," ujar Sinar, salah satu tetangga korban.

Editor: Didik Triomarsidi
istimewa
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.IDNUNUKAN - Dua rumah di Kabupaten Nunukan terbakar saat lilin menyambar gorden saat lisrik padam. Dua anak kembar tewas dalam peristiwa ini.

I dan O (10), keduanya adalah cucu William dan Mariam, warga Gang Pak Jana RT 17 Kelurahan Nunukan Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, ditemukan meninggal dalam keadaan mengenaskan setelah rumah tempat tinggalnya dilalap si jago merah pada pukul 00.30 Wita.

Petugas pemadam kebakaran menemukan keduanya tewas di dalam kamar.

"Dua-duanya ditemukan di dalam kamar mereka. Mereka ini kembar," ujar Sinar, salah satu tetangga korban, Selasa (9/2/2016).

Dari pengakuan beberapa saksi mata, musibah kebakaran yang menghanguskan dua rumah tersebut berasal dari nyala lilin yang menyambar gorden. Nyala api langsung membesar karena rumah yang berlantau dua cukup besar tersebut berstruktur dari kayu.

Karena cepatnya api menjalar membuat pemilik rumah tidak sempat menyelamatkan kedua cucunya yang sedang tidur di dalam kamar.

"Si ibu keluar sudah teriak teriak sambil menangis. Lilin penyebabnya." ungkap Leo, seorang saksi mata.

Sejak subuh, listrik di kabupaten Nunukan padam total karena adanya kerusakan di jaringan listrik milik PLN. Selama 4 bulan terakhir, kabupaten di wilayah perbatasan tersebut didera krisis listrik karena seringnya pemadaman bergilir.

Hingga hari Selasa tengah malam, Kabupaten Nunukan masih terlihat gelap gulita.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved