NEWSVIDEO
Rawan Longsor, Truk Dilarang Melintas di Jalan Abdul Aziz
Setelah sekitar lima bulan Jalan Abdul Aziz ditutup untuk kendaraan roda empat. Kini akhirnya jalan yang menuju langsung ke pasar Induk Amuntai
Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Setelah sekitar lima bulan Jalan Abdul Aziz ditutup untuk kendaraan roda empat. Kini akhirnya jalan yang menuju langsung ke pasar Induk Amuntai tersebut kembali dibuka.
Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) sempat menutup jalan tersebut karena kawasan longsor.
Separuh jalan sudah turun dari posisi semula, jalan terbelah menjadi dua dengan jarak hingga satu meter, posisi jalan yang tepat berada di tepian Sungai Balangan menyebabkan sebagian tanah yang menopang jalan longsor terbawa air.
Terhitung sejak jumat (5/2) jalan tersebut kembali dibuka dan pedagang yang tersisa dipinggiran jalan diizinkan kembali berjualan.
Fahmi salah satu warga Amuntai yang menggunakan kendaraan roda dua mengaku tidak terganggu dengan kembali dibukanya jalan satu arah Abdul Aziz untuk mobil.
Namun menurutnya petugas perlu tetap menjaga karena jika ada mobil atau motor yang parkir di pinggir jalan bisa mengganggu lalu lintas.
"Harus lebih hati-hati juga jika berdampingan dengan mobil, khawatir masuk ke lubang. Lebih bagus jika dipasang penghalang didekat lubang," ungkapnya.
Meskipun terlihat kuat namun kondisi bawah tanah tidak bisa diketahui, Fahmi juga mengharapkan benar-benar dijaga jangan sampai ada truck atau mobil pickup bermuatan bisa melintas.
Kadishubkominfo Hamdani mengatakan selama jalan Abdul aziz ditutup untuk kendaraan roda empat, pengemudi dialihkan ke jalan Antasari.
Namun setelah instruksi dari pimpinan daerah, jalan tersebut kembali dibuka.
Jalan masih diberlakukan searah dan hanya diperbolehkan untuk mobil dan pickup tanpa muatan saja. Sedangkan untuk truck tetap lewat jalan antasari.
Aktivitas truck diakui Hamdani kebanyakan pada saat tengah malam, mereka biasanya bongkar muat barang saat pengguna jalan tidak begitu ramai.
"Karena tengah malam tidak ada petugas yang berjaga, rencananya kami akan pasang portal diatas dengan tinggi 2 meter. Agar truk yang membawa muatan tidak bisa melintas," ujarnya.
Hamdani menambahkan, untuk pemasangan portal akan dilakukan secepatnya. Untuk menghindari adanya truck yang tidak mengetahui adanya larangan untuk melintasi jalan Abdul aziz.
Terpisah, Bupati HSU Abdul Wahid mengatakan, jalan kembali dibuka karena dirasa kuat untuk menahan beban mobil.
"Pengguna jalan juga bisa berhenti di warung yang ada disepanjang jalan Abdul Aziz, parkirnya saja nanti diatur bagaimana agar tidak menyebabkan kemacetan," ujarnya