Penyaluran KUR BRI Kalsel Sudah Tercapai 40 Persen
Fidri tidak menampik jika KUR ritel banyak peminat karena plafon yang besar, hingga Rp 500 juta. Sementara bunga KUR sangat ringan hanya 9 persen.
Penulis: Anjar Wulandari | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Fidri Arnaldy, Pemimpin Wilayah BRI Banjarmasin menuturkan sampai akhir tahun 2016, pihaknya menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar 80 persen. Namun sampai akhir April 2016, sudah tercapai 40 persen.
Hal itu menunjukkan animo masyarakat memanfaatkan fasilitas kredit dengan bunga murah hanya 9 persen ini sangat tinggi. Malah, secara nasional BRI kembali meminta plafon KUR ritel kepada pemerintah untuk memenuhi permintaan kredit.
"Untuk KUR BRI ada KUR ritel dan mikro. Nah yang sudah habis itu yang ritel sehingga BRI kembali minta tambah. Kalau KUR mikro itu masih jalan sampai sekarang," kata Fidri di sela ajang silaturahmi dengan jajaran Banjarmasin Post Group di Jorong Kafe, Rabu (11/5) siang.
Fidri tidak menampik jika KUR ritel banyak peminat karena plafon yang besar, hingga Rp 500 juta. Sementara bunga KUR sangat ringan hanya 9 persen.
Disebutkan dia, rata-rata penyaluran KUR di Kanwil BRI Banjarmasin yang mencakup wilayah Kalsel, Kalteng, Kaltim dan Kaltara per hari mencapai Rp 13 miliar - Rp 15 miliar.
Ditambahkan Fidri, pada 16 Juni 2016 rencananya BRI meluncurkan satelit BRISat. Dengan fasilitas canggih yang dimiliki itu, BRI siap go digital atau terjun ke bisnis perbankan berbasis digital.
Namun masih ada pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan yakni menyosialisasikan teknologi ini kepada para nasabah BRI, sampai di pelosok daerah. (nda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kur-bri_20160101_192600.jpg)