Ada Apa, Mobil Internet Kalsel yang Terbengkalai Dikirim ke Kaltim?
Dulunya sering digunakan ke pelosok kecamatan seperti Lampihong, Awayan, Juai dan Halong. Terutama singgah ke SMP dan SMA, kemudian ke pasar, serta di
BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Pada 2010 lalu, Kementerian Kominfo RI meluncurkan Program Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) yang merupakan bagian Program Layanan USO (universal service obligation) dengan layanan dasar (voice) hingga layanan data (internet).
Tujuannya untuk menjangkau daerah-daerah kecamatan yang belum terjangkau fasilitas internet dan mempercepat pemerataan akses tekekomunikasi dan informasi, khususnya daerah tertinggal, terpencil, perbatasan dan daerah yang tidak layak secara ekonomi. Program MPLIK sendiri baru beroperasi tahun 2011.
Setelah berjalan kurang lebih 3 tahun, kemudian dilakukan evaluasi bersama dengan Komisi I DPR RI, diputuskan bahwa program ini dihentikan terhitung sejak 31 Desember 2014.
Imbasnya, hampir di semua daerah MPLIK terbengkalai. Kabupaten Balangan sebelumnya mendapatkan enam unit.
“Kondisi terakhir sebelum ditarik kementerian terkait pada awal tahun ini, dua rusak dan empat masih bagus yang sebelumnya dipakai oleh Kantor Perpustakaan Daerah, Disdik, KP2T dan Disdukcapil," sebut Kadishubkominfo Balangan, Gunawan.
Seingat dia, Balangan menerima bantuan mobil tersebut pada 2011 melalui Balai Penyedia dan Pengelola Telekomonikasi dan Informatika (BP3TI).
“Dulunya sering digunakan ke pelosok kecamatan seperti Lampihong, Awayan, Juai dan Halong. Terutama singgah ke SMP dan SMA, kemudian ke pasar, serta di kecamatan,” tutur dia.
Sementara itu, MPLIK juga sudah tak ada lagi di halaman belakang Kantor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Tanahlaut.
Menurut staf Bidang Komunikasi dan Informatika, Okky, mobil itu sudah dikirim ke Pelabuhan Trisaksi di Banjarmasin. "Informasinya mobil itu dibawa ke Balikpapan, Kaltim, Februari 2016," kata dia, Senin (23/5/2016).
Namun, Okky lupa jumlah persis MPLIK itu, apakah enam unit atau sembilan unit. Sebelumnya, satu mobil berwarna biru berlambang Kementerian Perhubungan RI itu biasanya terparkir di halaman Kantor Kecamatan Kurau.
Camat Kurau, Ferhad menuturkan mobil itu sudah tak lagi dimanfaatkan pihaknya dan siswa sekitar kantornya.
"Agustus tahun lalu sudah ditarik Dishub Tanahlaut. Katanya mobil dan peralatannya akan dilelang pemiliknya," ujar Ferhad yang kini terpaksa menggunakan internet jaringan dari Banjarmasin. (elh/tar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/mobil-internet_20160525_161544.jpg)