Sudah 17 Desa Bebas BABS di Balangan

"Program ini dilakukan untuk memicu masyarakat desa agar yang masih ada berprilaku BABS agar berhentin dan beralih ke jamban dan WC," ujarnya.

Sudah 17 Desa Bebas BABS di Balangan
banjarmasinpost.co.id/ibrahim ashabirin
Penggunaan jamban di atas sungai selama ini masih menjadi salah satu kebiasaan masyarakat. Melalui program Setok BABS, Pemkab Balangan berupa mengubah perilaku tersebut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Meminimalisir kebiasaan masyarakat yang Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Kabupaten Balangan, tahun ini pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan bakal menarget 12 desa yang akan stop BABS.

Saat ini, pihak Dinkes Balangan sudah membebaskan 17 desa menjadi Setop BABS, sejak dilakukan mulai tahun 2012 hingga Juni 2016. Ke depannya akan ditingkatkan lagi.

Kepala Bidang P2PL Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Adawiyah melalui Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Dinkes Balangan Siti Raudah mengatakan, program sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) ini sudah ada sejak 2008.

"Baru tahun 2012 kami lakukan verifikasi terhadap desa," katanya.

Ditahun 2012 lanjutnya, Dinkes Balangan menetapkan desa stop BABS enam desa, 2013 tiga desa, 2014 nol desa, 2015 tujuh desa, dan Januari-Juni 2016 satu desa.

"Program ini dilakukan untuk memicu masyarakat desa agar yang masih ada berprilaku BABS agar berhentin dan beralih ke jamban dan WC," ujarnya.

Penulis: Elhami
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved