Meski Mahal, Daging Sapi Ramai Diserbu Pembeli

Beberapa sembako yang mengalami kenaikan harga cukup signifikan seperti daging sapi yang dijual Rp 130.000 - Rp 150.000 per kilogram

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Minat masyarakat berbelanja kebutuhan pokok jelang hari raya Idulfitri mencapai puncaknya, terlebih hari ini memasuki H-1 lebaran. Tak hanya pusat perbelanjaan modern, tapi pasar-pasar tradisional pun kebanjiran pengunjung.

Mayoritas adalah para ibu rumah tangga yang berbelanja sembako untuk kebutuhan saat menyambut lebaran. Daging sapi, ayam kampung, ayam ras, kacang tanah, emping belinjo dan aneka sayuran pelengkap menjadi beberapa yang ramai dibeli.

Harga yang melonjak tajam pun tidak menjadi soal. Beberapa sembako yang mengalami kenaikan harga cukup signifikan seperti daging sapi yang dijual Rp 130.000 - Rp 150.000 per kilogram, ayam ras Rp 45.000-Rp 48.000 per ekor, telur ayam ras Rp 22.000 per kilogram dan cabai rawit Rp 40.000 per kilogram.

Di hari biasa, daging sapi memang mahal, tapi hanya kisaran Rp 125.000 - Rp 130.000 per kilogram, telur Rp 19.000-Rp 20.000 per kilogram, dan ayam ras kisaran Rp 35.000 per ekor.

Namun, meskipun mahal tidak mengurangi minat pembeli. Ada saja ibu rumah tangga yang tetap membeli bahan pangan yang mengalami kenaikan harga itu. Bahkan, sejumlah pedagang sampai kehabisan barang dagangan karena laris dibeli.

"Stok daging saya tadi sudah habis. Ini ngambil lagi dari rumah, karena banyak yang ingin beli. Tadi kelupaan dibawa," ujar seorang penjual daging di Pasar Ulin Raya, Landasan Ulin, Banjarbaru, Selasa (5/7/2016).

Berdasarkan pantauan BPost online di pasar setempat, selain daging sapi, pembeli juga ramai menyerbu penjual daging ayam. Harga ayam yang melambung tidak menjadi masalah.

"Sekali-kali tidak apa, mumpung besok lebaran. Kalau hari biasa, pasti mikir-mikir juga belinya," komentar Mira, seorang pengunjung pasar.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved