Edi Ditemukan Tewas Tergantung Dikamar Gunakan Selang Air
Warga yang tinggal di Jalan RTA Milono Km. 5,5 Kelurahan Kereng Bengkirai, Kecamatan Pahandut, Palangkaraya Kalimantan Tengah
Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA – Warga yang tinggal di Jalan RTA Milono Km. 5,5 Kelurahan Kereng Bengkirai, Kecamatan Pahandut, Palangkaraya Kalimantan Tengah, Selasa (06/09/2016) malam geger.
Ini setelah penemuan seorang pria bernama Edi Siswanto (22) tewas gantung diri di kamarnya.
Edi ditemukan tewas gantung diri oleh saudaranya yang bernama Miftahul Huda (31).
Huda merasa curiga dengan Edi,yang mengunci diri di dalam kamar, hingga berjam-jam.
Huda kemudian memanggil dan mengetuk kamarnya tetapi tidak ada sahutan.
"Kamarnya terkunci dari dalam, saat dipanggil tidak menyahut," ujarnya.
Pihak keluarga kemudian memutuskan untuk mendobrak pintu, karena merasa curiga terjadi sesuatu dengan korban.
"Saat didobrak, kami menemukan dia sudah meninggal dalam keadaan tergantung menggunakan selang air,"ucapnya.
Saat ditanya masalah apa yang dihadapi korban selama ini, pihak keluarga tidak mengerti mengapa korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri tersebut.
Selama ini korban tidak pernah mengeluh terkait masalah yang sedang dihadapi.
"Dia orangnya pendiam," katanya.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Palangkaraya AKP Erwin T.H. Situmorang, saat dikonfirmasi, Rabu (7/9/2017) mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan melihat secara langsung korban yang tewas tersebut.
Dia menjelaskan, tanda-tanda kematian korban akibat bunuh diri sudah bisa disimpulkan dengan melihat ciri-cirinya seperti keluar sperma dari kemaluan, mulut berbuih, mata membelalak, dan di bagian tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan.
Polisi menyimpulkan penyebab kematian korban adalah akibat gantung diri dan tidak ada tanda kekerasan ditubuh korban.
"Kejadian ini sudah kami simpulkan, akibat murni bunuh diri. Pihak keluarga telah mengikhlaskan dan menolak untuk melakukan visum terhadap jenazah korban," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/korban-saat-di-semayamkan-di-rumah-duka_20160907_172038.jpg)