Seputar Kalteng
Sepeda Motor Dibakar, Mahasiswa Unpar Nyaris Dibunuh Pria Tak Dikenal
Saat melintas tidak jauh dari Wisma Sarita pada pukul 01.00 dinihari, secara tiba-tiba dia dicegat oleh sesorang tak dikenal, yang secara tiba-tiba in
Penulis: Fathurahman | Editor: Mustain Khaitami
BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Seorang Mahasiswa Universitas Palangkaraya Kalimantan Tengah nyaris dipukul dan ditusuk senjata tajam oleh seorang tak dikenal saat lewat di Jalan Bukitraya 11 Kelurahan Palangka Kecamatan Jekanraya Palangkaraya, Kamis (29/9/2016) dini hari tadi.
Informasi korban, bernama Faldi Zainal Sibarani (20), kejadian berawal pada saat dirinya dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Jalan Bukit Raya.
Saat melintas tidak jauh dari Wisma Sarita pada pukul 01.00 dinihari, secara tiba-tiba dia dicegat oleh sesorang tak dikenal, yang secara tiba-tiba ingin memukulnya saat mengendarai motor.
Melihat itu, sontak dia berlari untuk meminta pertolongan kepada warga sekitar dan meninggalkan kendaraan roda dua yang ditungganginya tengah jalan di perumahan tersebut.
"Saya baru pulang dari rumah teman usai mengerjakan tugas kelompok, dari depan terlihat ada mobil warna merah, kemudian berhenti mendadak. Kemudian seseorang keluar dari dalam mobil dan turun bahkan, mencegat serta mau memukul saya. Belum sempat dipukul, saya langsung lari minta tolong warga" ucapnya, Kamis (29/9)
Mahasiswa semester lima Jurusan Administrasi Negara Universitas Palangkaraya ini saat ingin kabur dan meninggalkan sepeda motornya, sempat dilempar Pisau Sangkur Jenis Aithor oleh pelaku yang mengenakan seragam petugas keamanan perusahaan tertentu atau Satpam.
Saat itu, pelaku mengenakan sepatu PDL, celana Kombat, kopel, dan kaos warna hitam.
Beruntung lemparan pelaku meleset, dan korban bisa terus melarikan diri untuk meminta pertolongan warga sambil meninggalkan sepeda motornya di sekitar mobil pelaku.
Warga pun langsung menghubungi pihak Polres Palangkaraya, karena pelaku seperti dalam kondisi mabuk dan sesaat kemudian kabur menggunakan mobilnya meninggalkan warga.
"Saya sempat dilempar pakai pisau pada saat lari, untung saja tidak kena, kemudian sekitar 50 meter saya lihat ada warga yg masih bangun, sambil berteriak minta tolong, saya langsung saja minta tolong dan warga yang menolong saya langsung menghubungi pihak polres"ungkapnya Lirih.
Parahnya lagi sepeda motor milik pemuda perantauan asal Provinsi Sumatera Utara ini, ternyata dibakar pelaku.Ini diketahuinya, saat kembali ke lokasi kejadian ditemani beberapa warga.
"Motor jenis Honda Revo bernomor Polisi KH 5105 AE telah hangus terbakar, dan diduga kendaraan tersebut dibakar oleh pelaku sebelum meninggalkan lokasi kejadian, dan warga yang melihat kejadian tersebut langsung berusaha memadamkan api."katanya.
Penyidik, Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Palangkaraya telah mengamankan korban dan masih melakukan penyelidikan terkait pembakaran sepeda motor dan tindak kekerasan yang dilakukan oleh pelaku serta mengumpulkan imformasi dari saksi-saksi dari warga sekitar pada saat kejadian berlangsung. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/sepeda-motor-dibakar_20160929_125558.jpg)