Kasus Pelecehan Seksual Guncang Persepakbolaan Inggris

Chris Unsworth mengatakan dia "tidak pernah menceritakannya kepada siapapun" bahwa dia diperkosa hingga 100 kali.

Editor: Mustain Khaitami
via BBC Indonesia
Mantan pemain sepakbola Inggris. Dari kiri ke kanan: Paul Stewart, David White, Steve Walters, dan Andy Woodward berbicara di depan publik tentang kasus pelecehan yang menimpa mereka. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Para mantan pemain sepakbola menceritakan pelecehan seksual yang mereka alami oleh pelatih mereka saat mereka menjadi pemain sepakbola muda.

Yang pertama kali melaporkan adalah Andy Woodward pekan lalu.

Ia menangis saat mendengar dua mantan pemain bola lain, Chris Unsworth dan Jason Dunford menceritakan pelecehan seksual yang pertama kali mereka alami yang dilakukan mantan pelatih klub Crewe Alexandra, Barry Bennell.

Andy Woodward, yang bermain untuk klub Bury and Sheffield United, mengalami pelecehan sewaktu dia bergabung di klub Crewe Alexandra sejak umur 11-15 tahun.

Sejak cerita Woodward muncul di khalayak umum, beberapa mantan pemain sepak bola telah membuat pernyataan bahwa mereka mengalami pelecehan seksual saat mereka masih anak-anak oleh para pelatih, beberapa dari mereka dilakukan oleh Bennell.

Chris Unsworth mengatakan dia "tidak pernah menceritakannya kepada siapapun" bahwa dia diperkosa hingga 100 kali.

Dia mengatakan dia tinggal di rumah Bennell beberapa kali dan kadang-kadang ada dua atau tiga anak laki-laki yang berada di tempat tidur Bennell, di mana dia melecehkan mereka.

"Kami tidak pernah saling berbicara tentang hal tersebut," kata Unsworth. "Saya diperkosa antara 50 hingga 100 kali."

Dia bilang dia berumur sembilan tahun saat pelecehan tersebut mulai terjadi.

"Saya tahu apa yang saya inginkan (keluar dari persepakbolaan), dan saya pikir ini yang harus saya lalui. Saya tahu itu salah, tapi saya membiarkannya," ujar Unsworth.

Dia meninggalkan persepakbolaan pada umur 16 tahun dan menjadi pemain golf profesional.

Unsworth mengatakan, "Kedua orang tua saya sudah meninggal dan itu membuat saya sakit hati karena tidak memberi tahu mereka. Saya tidak tahu jika itu adalah tindakan yang benar... karena mereka pasti menyalahkan diri mereka sendiri."

Sedangkan Jason Dunford memiliki kisah yang lain. Dunford mengatakan pada waktu itu dia menginap di perkemahan liburan Butlins setelah memenangkan pertandingan sepak bola, saat Bennell mencoba untuk menyentuh dia di tempat tidur.

Dunford mengatakan, "Saya mengumpat dan menyuruh dia untuk pergi, saya ingat saya memukul dia."

Walaupun Bennell tidak membalasnya, Dunford mengatakan dia tidak akan pernah lupa 'tatapan bengis' Bennell.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved