2017, Perkembangan Bisnis Membaik

Membaiknya harga batubara di pasar ekspor yang diikuti dengan perbaikan harga karet dan kelapa sawit diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi

Penulis: Sudarti | Editor: Elpianur Achmad
Istimewa
Ketua Apindo Kalsel Supriadi (tengah) saat jumpa pers didampingi Sekretaris Apindo Kalsel Sri Kusminingsih 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Membaiknya harga batubara di pasar ekspor yang diikuti dengan perbaikan harga karet dan kelapa sawit diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kalsel.

"Saat ini harga batubara mulai ada perbaikan, mudah-mudahan pada 2017 semakin membaik, sehingga dapat mendongkrak pendapatan asli daerah," kata Ketua DPD Apindo Kalsel H Supriadi, kemarin.

Pihaknya memprediksi pada 2017 akan ada pertumbuhan ekonomi seiring dengan membaiknya harga batubara di pasar ekspor, sehingga memungkinkan meningkatnya pendapatan asli daerah (PAD).

Hanya saja, lanjut Supriadi, yang perlu diwaspadai kebijakan Presiden AS Donald Trump kalau sampai membatasi produk China masuk AS. Pasalnya, sebagian bahan baku produk China itu berasal dari Indonesia.

Kalau kebijakan Trump itu benar-benar diberlakukan, tentu akan mempengaruhi ekspor Indonesia, termasuk Kalsel karena banyak komoditas ekspor Kalsel yang diekspor ke China.

Untuk itulah, dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, jangan hanya mengandalkan komoditas sumber daya alam, masih banyak sektor usaha yang bisa dikembangkan, di antaranya pariwisata, industri kreatif dan UMKM. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved